SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyampaikan rincian komposisi Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2026 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Madina, Kamis (24/9/2026). Penyampaian ini berlangsung bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution.
Secara keseluruhan, total pendapatan daerah pada rancangan P-APBD 2026 diproyeksikan sebesar Rp1,741 triliun, atau mengalami penyesuaian turun sebesar Rp101,57 miliar dari anggaran semula.
Rincian Penyesuaian Pendapatan Daerah
- Pendapatan Asli Daerah (PAD): dari Rp204,61 miliar menjadi Rp176,66 miliar
- Pendapatan Transfer: dari Rp1,62 triliun menjadi Rp1,55 triliun
- Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah: dari Rp9 miliar naik menjadi Rp10,4 miliar (bertambah Rp1,43 miliar)

Belanja Daerah Tetap Terkendali, Pembangunan Tetap Jalan
Total belanja daerah disesuaikan dari Rp1,92 triliun menjadi Rp1,83 triliun (turun Rp90,79 miliar). Namun demikian, alokasi belanja modal justru ditingkatkan signifikan, antara lain:
- Belanja Operasional: Rp1,47 triliun menjadi Rp1,48 triliun
- Belanja Modal: Rp73,94 miliar naik menjadi Rp107,72 miliar (bertambah Rp33,77 miliar)
- Belanja Tak Terduga: Rp9,20 miliar menjadi Rp5,25 miliar
- Belanja Transfer: Rp365,41 miliar menjadi Rp241,75 miliar
Penerimaan pembiayaan naik dari Rp87,74 miliar menjadi Rp98,24 miliar, didorong sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun sebelumnya. Sementara pengeluaran pembiayaan turun sedikit dari Rp5 miliar menjadi Rp4,72 miliar.
“Kami berharap proses pembahasan dapat berjalan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kepentingan masyarakat Madina,” pungkas Bupati Saipullah Nasution. (SN11)