BPGMN Dorong Pemberdayaan Masyarakat dalam Restorasi Gambut dan Mangrove

SumutNews.co, JAKARTA — Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) menekankan pentingnya keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat sebagai kunci utama dalam upaya pelestarian ekosistem gambut dan mangrove di Indonesia. Langkah ini dinilai krusial guna menghentikan praktik pengelolaan lahan yang memicu kerentanan ekologis sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga lokal.

Kepala BPGMN Satyawan Pudyatmoko menjelaskan bahwa maraknya kebakaran lahan gambut dipicu oleh upaya mengubah karakter alami gambut. Sifat gambut yang sejatinya basah dan lembap sering kali dipaksa menjadi kering untuk kepentingan budi daya yang tidak sesuai.

Baca juga:  Komdigi Sebut Penutupan Jutaan Akun Anak oleh TikTok dan Meta Belum Cukup

“Ini adalah problem utama dari pengelolaan gambut di Indonesia. Tentu saja harus bekerja sama dengan masyarakat, mengaktifkan peran masyarakat dalam mengelola gambut agar tidak membudidayakan komoditas yang anti-air,” kata Satyawan dalam keterangannya.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala BPGMN Mayjen TNI Sriyanto menegaskan pentingnya strategi pemberdayaan yang memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

Baca juga:  Golkar Usul Dapil Nasional di RUU Pemilu, Kursi DPR Berpotensi Bertambah 58 

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengembangan budi daya tanaman sagu di lahan gambut.

“Sagu itu ternyata sangat potensial kita kembangkan di tanah gambut. Jadi masyarakat harus langsung menerima manfaat dari penanaman sagu di lahan gambut,” ujar Sriyanto.

Selain ekosistem gambut, BPGMN juga menyoroti tata kelola kawasan mangrove. Sriyanto mengimbau agar pemanfaatan kawasan pesisir tidak lagi merusak ekosistem mangrove, seperti pembukaan tambak liar yang destruktif.

Baca juga:  Laporan WWF: Populasi Satwa Liar Global Anjlok 73 Persen, Uni Eropa Disorot karena Longgarkan Aturan Lingkungan

Sebagai gantinya, BPGMN mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis konservasi, seperti pengembangan pariwisata ekologis (ekowisata) serta perikanan berkelanjutan yang aman bagi lingkungan. (SN08)

Berita Terbaru

Dilantik Prabowo, Kepala BPGMN Fokus Tekan Karhutla dan Pulihkan Ekosistem Gambut

SumutNews.co, Jakarta — Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove...

Kondisi Kejiwaan Menggerogoti Organ: Refleksi 1001 Tahun Buku Al-Qanun fī at-Tibb Karangan Ibnu Sina

Penulis: Rasyid Assaf Dongoran Kita hitung dari pada tahun 2026...

Hadapi Karhutla Kalteng: Operasi Darat, Udara, dan Pemindahan Armada

SumutNews.Co​JAKARTA — Pemerintah menerapkan sejumlah langkah taktis dan penyesuaian...

Singapura Bidik Korporasi Penyebab Karhutla di Indonesia

SumutNews.co Singapura — Langit Singapura mendadak kelam dengan Pekatnya...

Belum Ada Perubahan, 3 Bulan Pimpin Desa Parsalakan, Kondisi Kantor Masih Tak Terawat

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Tiga bulan berlalu sejak pergantian...

Berita Terkait