Gus Irawan: Jadikan Pengajuan Kekuatan Bangkitkan Ekonomi, Perangi Narkoba dan Rentenir di SD Hole

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., C.A., mengajak masyarakat Kecamatan Saipar Dolok Hole (SD Hole) memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus menjadikannya motor penggerak pemulihan ekonomi pascabencana.

Seruan itu disampaikannya saat menghadiri Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Desa Batang Garut Parsuluman, Minggu (18/10/2026).

Bupati menegaskan kemajuan infrastruktur bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pembangunan. “Yang harus kita ukur adalah manfaat pembangunan itu bagi masyarakat, apakah kesejahteraan meningkat dan kemiskinan berkurang,” ujarnya.

Baca juga:  Baru 35,17 Persen Pekerja Tapsel Terlindungi Jamsostek, Sinergi Pemkab dan BPJS Ketenagakerjaan Diperkuat

Ia mengakui pemulihan pascabencana November 2025 masih berat, ditambah efisiensi anggaran dan belum pulihnya sektor ekonomi, sehingga kerja sama seluruh elemen sangat dibutuhkan.

Gus Irawan mendorong pengembangan sektor unggulan masyarakat, yaitu pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Program prioritas meliputi pengembangan 1.000 hektare jagung, perluasan kopi, program Seribu Kolam, serta pengembangan ayam petelur.

Ia meminta dinas terkait memastikan kelompok tani terdata dengan baik agar dapat mengakses program APBN.

“Program yang ada di APBN harus kita upayakan agar bisa masuk ke Tapsel. Kita harus aktif mencari peluang dan memastikan masyarakat kita siap menerima program tersebut,” tegasnya.

Baca juga:  Wabup Tapsel: Pemulihan Pascabencana Harus Berorientasi pada Hak Anak

Secara khusus, Bupati menyerukan gerakan bersama memberantas narkoba dan praktik rentenir yang membebani masyarakat. Pemberantasan narkoba, katanya, tak cukup hanya di pundak aparat, keluarga, tokoh agama, dan seluruh warga harus terlibat.

Masyarakat juga diimbau menghindari jeratan pinjaman berbunga tinggi dan memanfaatkan akses pembiayaan yang lebih sehat.

BKMT diharapkan tak sekadar wadah ilmu agama, tetapi juga sarana memperkuat persatuan dan membentengi keluarga dari masalah sosial.

Baca juga:  Belum Ada Perubahan, 3 Bulan Pimpin Desa Parsalakan, Kondisi Kantor Masih Tak Terawat

Mantan Bupati Tapsel sekaligus tokoh masyarakat, H. Syahrul M. Pasaribu, yang juga hadir, mengapresiasi peran BKMT dan mengajak masyarakat tetap kompak mendukung pemerintah daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati beserta jajaran juga menyerahkan tali asih dari BAZNAS Tapsel kepada lima anak yatim, masing-masing senilai Rp100.000. (SN11)

Berita Terbaru

Berkat Laporan Warga, Dua Tersangka Peredaran Ganja Ditangkap, 89,86 Gram Diamankan di Padangsidimpuan

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padangsidimpuan berhasil...

Laporan ke Inspektorat Tapsel Menganggur, Aliansi Siap Bawa Dugaan Makan Gaji Buta ke Jalur Hukum

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Aliansi Masyarakat Tapsel Bangkit yang...

Belasan Alat Berat Diduga Beroperasi, PETI di Sungai Bubu Madina Disorot Publik

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Aktivitas pertambangan di kawasan Sungai...

Seorang Anak Tewas Ditembaki Pasukan Israel di Kamp Pengungsi Gaza Tengah

SUMUTNEWS.CO, Gaza — Seorang anak Palestina tewas pada Minggu...

Kemenag Padangsidimpuan Hadapi STIKes, Tiket Delapan Besar Dipertaruhkan

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Persaingan di Turnamen Bola Voli PBVSI...

Berita Terkait