SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Memperingati Hari Lahir ke-67, Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar rangkaian aksi nyata di Desa Huta Godang, Kecamatan Batangtoru, Minggu (1/11/2026).
Tidak sekadar seremonial, peringatan hari jadi diwujudkan melalui tiga kegiatan sekaligus, yaitu penanaman 1.000 pohon, donor darah, dan pemberian santunan kepada anak yatim.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, diwakili Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga, M.BA., DBA.
Wakil Bupati Jafar menyampaikan apresiasi tinggi atas pilihan kegiatan Pemuda Pancasila yang langsung bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Penanaman pohon di Batangtoru dinilai sangat strategis, mengingat wilayah ini merupakan salah satu kawasan terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada November 2025 lalu.
“Menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Penanaman pohon ini adalah langkah nyata menjaga alam, mencegah erosi, dan mengurangi risiko bencana,” ujar Jafar.
Ia mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila menjadi garda terdepan dalam mendukung program pemulihan pascabencana, termasuk gerakan Seribu Kolam dan Seribu Hektare Jagung.
Pemerintah daerah juga membuka peluang bagi kader yang ingin mengembangkan usaha pertanian dengan memanfaatkan fasilitas KUR Berkah Bank Sumut bersuku bunga 0 persen.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Tapsel, Rocky Anugrah Parlindungan Gultom, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi Majelis Pimpinan Wilayah Sumatera Utara (Sumut) dalam rangkaian gerakan tobat ekologi.
Secara keseluruhan, Pemuda Pancasila Sumut menargetkan penanaman 100 ribu pohon, di mana Tapanuli Selatan mendapatkan dukungan sekitar 3.000 bibit pohon dari Kementerian Lingkungan Hidup melalui sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat.
“Kepedulian terhadap alam tidak boleh berhenti saat peringatan hari lahir organisasi. Ini harus menjadi gerakan berkelanjutan,” tegas Rocky. (SN11)