SUMUTNEWS.CO, Medan — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi terjadinya banjir pesisir atau rob yang dipicu fenomena Fase Bulan Baru pada Senin, 9 November 2026.
Kawasan pesisir Sumatera Utara (Sumut), khususnya Medan Belawan, Medan Labuhan, hingga Medan Marelan, termasuk wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan.
Fenomena alam ini berpotensi mendongkrak ketinggian air laut melebihi batas pasang maksimum, sehingga kawasan pesisir berisiko tergenang air.
Peringatan ini berlaku untuk periode 6–13 November 2026, dengan puncak kenaikan air laut diprediksi terjadi tepat pada fase Bulan Baru, 9 November 2026.
Kawasan di Sumut yang diminta siaga meliputi, Pesisir Medan Belawan, Pesisir Medan Labuhan, dan Pesisir Medan Marelan.
Secara nasional, peringatan rob juga berlaku di 17 wilayah pesisir lain mulai dari Aceh hingga Maluku.
Apa Saja yang Terdampak?
Kenaikan air laut dapat mengganggu aktivitas harian masyarakat pesisir, di antaranya kegiatan bongkar muat di pelabuhan, permukiman warga di kawasan pesisir, usaha tambak garam dan perikanan darat serta ktivitas nelayan di perairan pantai.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan memantau perkembangan melalui kanal resmi BMKG di maritim.bmkg.go.id atau hubungi Call Center di 196 atau (021) 6546315/18.
Dapat juga melalui portal media sosial @BMKGmaritim (Twitter & Instagram), Email: cc196@bmkg.go.id atau hubungi kantor BMKG terdekat.
“Kami mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada tanggal 6–13 November 2026, dan memastikan barang berharga berada di tempat yang lebih tinggi,” isi siaran Pers Direktorat Meteorologi Maritim, BMKG yang diterima redaksi SUMUTNEWS.CO, Sabtu (7/11/2026). (SN06)