SUMUTNEWS.CO, Medan — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sumatera Utara untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang pada Minggu (8/11/2026).
Peringatan berlaku untuk kawasan pantai timur, lereng timur, lereng barat, hingga pantai barat provinsi ini.
Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Putri Afrizal, menyampaikan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah dan dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir serta tanah longsor.
Ia menyampaikan secara umum cuaca di Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu pagi rata rata berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Medan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Langkat, Nias Barat, Nias Selatan, Asahan, Batubara, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan sekitarnya.
Sementara pada siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang hampir merata di wilayah Sumut.
Demikian juga pada malam hari masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang hampir merata di wilayah Sumut.
Selanjutnya pada dini hari berawan dan berpotensi hujan ringan di Batubara, Deli Serdang, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara,Labuhanbatu Selatan, Kepulauan Nias, Padang Lawas, Padanglawas Utara dan sekitarnya.
Suhu udara rata-rata berkisar 14–32°C dengan kelembapan 60–100 persen. Angin umumnya bertiup dari Selatan hingga Barat Laut pada kecepatan 10–15 km/jam.
Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Sumut
Selain cuaca daratan, BMKG juga mengingatkan nelayan dan pengguna laut akan potensi gelombang setinggi 1,25–2,5 meter yang berlaku hingga 9 November 2026. Kawasan yang diminta waspada meliputi:
- Perairan Barat Kepulauan Nias
- Samudra Hindia sebelah barat Kepulauan Nias
- Perairan Barat Kepulauan Batu
Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor dan banjir diimbau tetap waspada dan memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. (SN/ant)