Bahlil Lahadalia Sebut Ekonomi Nasional Tak Boleh Hanya Dikuasai Segelintir Orang

SumutNews.co, Jakarta — Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya keterlibatan pengusaha daerah serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menopang perekonomian nasional.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam forum Investor Daily Summit 2026 yang digelar pada Rabu hingga Kamis, 7–8 Oktober 2026, di Hotel Raffles, Jakarta.

Dalam pidatonya, Bahlil menekankan bahwa negara memiliki kewajiban untuk memperhatikan seluruh tingkatan pelaku usaha, bukan hanya berfokus pada korporasi berskala besar. Menurut dia, pemerataan kesempatan berinvestasi dan berusaha menjadi kunci utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Baca juga:  Jusuf Kalla Tegaskan PMI Terus Hadir Bantu Rakyat Palestina

“Kalau semuanya yang besar kita kasih, yang kecilnya enggak kita kasih, negara ini tidak hanya mengurus yang besar. Negara ini mengurus yang besar dan yang kecil,” ujar Bahlil.

Sebagai sosok yang mengawali kariernya sebagai pelaku UMKM dari daerah, Bahlil menegaskan tidak akan membiarkan regulasi atau kebijakan pemerintah justru membebani pengusaha lokal. Ia mengimbau para investor dan pengusaha berskala besar untuk membuka ruang kemitraan serta berbagi peluang dengan pelaku usaha di daerah.

“Jangan biarkan orang daerah menjadi penonton. Jadikanlah orang daerah itu menjadi tuan di negeri mereka sendiri. Kalau kau pegang yang gede, jangan lagi yang kecil kau ambil. Bagi-bagilah supaya negara ini kuat,” tuturnya.

Baca juga:  Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan Sikap Tetap “Radical Break”

Bahlil juga menyinggung struktur ketahanan ekonomi nasional. Menurutnya, perekonomian Indonesia tidak boleh hanya ditopang oleh segelintir konglomerat, melainkan harus ditopang oleh ratusan ribu pengusaha tangguh yang tersebar di seluruh pelosok tanah air.

“Jangan 3–5 orang saja yang kuat. Kita butuh 100, 200, hingga ribuan orang yang kuat supaya negara ini bisa bangkit menjadi negara yang besar,” katanya.

Baca juga:  Resmi, Irjen Pol Rony Samtana Ditunjuk Sebagai Kapolda Sumsel Baru Karhutla & Narkoba Jadi Tantangan Utama

Di akhir penyampaiannya, Bahlil menyebutkan bahwa arahan Presiden telah disampaikan kepada Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi untuk melakukan penataan kembali tata kelola investasi dan hilirisasi.

Penataan tersebut dilakukan demi memastikan seluruh kebijakan tetap menempatkan kepentingan negara dan masyarakat luas di atas kepentingan lainnya. (SN08)

Berita Terbaru

Polrestabes Medan Tangkap Kurir 450 Pod Getar Asal Malaysia, Sempat Dikejar 5 Km

SUMUTNEWS.CO, Medan – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap...

Komdigi Sebut Penutupan Jutaan Akun Anak oleh TikTok dan Meta Belum Cukup

SumutNews.co, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menilai...

Spoiler One Piece 1195: Sanji vs Killingham Berlanjut, Kelemahan Sanji Terungkap

SUMUTNEWS.CO, Medan – Spoiler One Piece chapter 1195 mulai...

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Pesan Cristiano Ronaldo untuk La Pulga

SUMUTNEWS.CO, Medan – Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya...

World Space Week 2026 Usung Tema “Rocket Revolution”, Ini Perubahan Besar Teknologi Roket

SUMUTNEWS.CO, Medan – World Space Week 2026 atau Pekan Antariksa...

Berita Terkait