Dua Karyawan PT PHI Ditahan Polres Palas, Dugaan Penggelapan Rugikan Perusahaan Rp3,1 Miliar

SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas menahan dua karyawan PT Permata Hijau Indonesia (PHI) Hutalombang terkait dugaan tindak pidana penggelapan yang ditaksir menimbulkan kerugian perusahaan mencapai sekitar Rp3,1 miliar.

Kedua tersangka masing-masing berinisial JEH (38), yang menjabat sebagai Kepala Gudang dan merupakan warga Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, serta AAH (32), warga Desa Tangga Bosi, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas).

Baca juga:  Operasi Patuh Toba 2026, Polres Palas Berikan 70 Teguran Edukatif kepada Pengendara

Penahanan terhadap keduanya dibenarkan Kapolres Palas AKBP Dodik Yulianto melalui Kasat Reskrim Polres Palas AKP Irwansah Sitorus, Minggu (20/9/2026).

Perkara tersebut terungkap setelah pihak perusahaan melakukan audit internal pada 14 September 2026.

Dalam pemeriksaan terhadap stok dan pembukuan gudang PT PHI di Desa Hutalombang, Kecamatan Lubuk Barumun, auditor menemukan adanya kejanggalan pada data sistem inventori.

Dari pendalaman audit, polisi menyebut terdapat dugaan manipulasi data berupa pemindahan atau transfer material yang dilakukan secara bertahap sejak 2023 hingga 2026.

Baca juga:  Akses Antar Kelurahan Putus, Pemko Padangsidimpuan Tangani Longsor Sungai Aek Sibontar

Berdasarkan hasil audit internal perusahaan, total kerugian ditaksir mencapai Rp3.107.964.467 atau sekitar Rp3,1 miliar.

Pihak perusahaan kemudian melaporkan dugaan tersebut kepada Polres Padang Lawas pada 14 September 2026.

Laporan tersebut tercatat dalam LP/B/303/IX/2026/SPKT/POLRES PADANG LAWAS/POLDA SUMATERA UTARA.

Atas perkara tersebut, kedua tersangka diproses dengan sangkaan Pasal 488 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penggelapan dalam jabatan.

Baca juga:  Jaminan Sosial dan Profesionalisme Jadi Prioritas, Ini Pesan PWI Sumut Jelang Kepengurusan Baru Tabagsel

Saat ini penyidik Satreskrim Polres Palas masih melakukan proses penyidikan untuk selanjutnya mempersiapkan pelimpahan berkas perkara kepada pihak kejaksaan. (SN12)

Berita Terkait

Sengketa Lahan PLTA Batang Toru Meluas ke ESDM: Masyarakat & IMPAS Tolak Kekesewenang-wenangan

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan – Persoalan pengadaan dan pembayaran ganti...

Sore ini BMKG Rilis Peringatan Dini: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Tapsel dan Madina

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Posko Bencana Kebakaran Kelurahan Kantin Resmi Ditutup, Seluruh Bantuan Diserahkan Langsung kepada Korban

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Masa tanggap darurat pascakebakaran di Kelurahan...

Longsor Tapanuli Selatan: Separuh Badan Jalan Amblas, Lintas Sipirok-Tarutung Lumpuh

SumutNews.co, TAPANULI SELATAN — Bencana tanah longsor memutus akses...

‘Bintang’ Akhirnya Diringkus: Pengedar Sabu di Silayang-layang Tertangkap, Warga Sambut Lega

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan – Kabar gembira bagi warga Kota Padangsidimpuan....

Berita Terbaru