SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengajak puluhan travel umrah di daerah itu untuk memanfaatkan keberadaan Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (JHN) dalam mengangkut jemaah sebelum bertolak ke Tanah Suci. Langkah ini dipastikan akan memangkas waktu perjalanan jemaah secara signifikan.
Ajakan tersebut disampaikan Wabup Atika saat memimpin rapat koordinasi bersama Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Ahmad Zainul Khobir, perwakilan 25 travel umrah, pihak pengelola Bandara JHN, serta jajaran Dinas Perhubungan di Aula Kantor Bupati, Panyabungan, Senin (28/9/2026).
Langkah ini dipastikan akan memangkas waktu perjalanan jemaah secara signifikan. Dengan memanfaatkan rute penerbangan yang dilayani Wings Air, jalur JHN–Kualanamu dan sebaliknya, waktu tempuh jemaah yang sebelumnya memakan waktu 10–12 jam darat menuju Bandara Kualanamu, kini cukup ditempuh dalam sekitar 1,5 jam saja.
Wabup Atika meminta pertemuan ini segera ditindaklanjuti dengan rapat lanjutan bersama pihak maskapai guna membahas penyesuaian tarif yang terjangkau bagi jemaah umrah.
Langkah ini bukan sekadar efisiensi waktu, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap keberadaan Bandara JHN.
“Harapannya, kita benar-benar memanfaatkan keberadaan Bandara JHN dan maskapai Wings Air untuk transportasi jemaah umrah. Semakin banyak yang memanfaatkan, semakin berkelanjutan pula keberadaan bandara ini untuk masyarakat Madina,” terang Atika.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal terjalinnya kerja sama yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah, pengelola bandara, maskapai, dan pelaku jasa perjalanan ibadah haji maupun umrah. (SN11)