Gubernur Bobby Nasution Minta Buka Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Produk Masuki Pasar Malaysia

SUMUTNEWS.CO, Medan — Dari total nilai perdagangan bilateral Indonesia–Malaysia yang mencapai kisaran 26 miliar dollar AS, Sumatera Utara (Sumut) menyumbang kontribusi signifikan sekitar 1 miliar hingga 2 miliar dollar AS.

Posisi strategis dan potensi besar inilah yang mendasari langkah Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sabtu (10/10/2026), untuk menggenjot daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar internasional, khususnya Malaysia.

Dalam pertemuan tersebut, Bobby menyoroti kendala utama yang kerap dihadapi para pelaku usaha lokal di Sumut, yakni mahalnya biaya logistik serta kebijakan pengiriman ekspor konvensional yang kerap mensyaratkan kuantitas atau volume besar dalam sekali jalan.

Baca juga:  Polrestabes Medan Tangkap Kurir 450 Pod Getar Asal Malaysia, Sempat Dikejar 5 Km

Akibatnya, pelaku UMKM harus menumpuk stok terlalu lama yang berimbas pada lambatnya perputaran modal usaha.

Sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap kebangkitan ekonomi kerakyatan, Pemprov Sumut menyatakan kesiapan untuk mengalokasikan subsidi transportasi laut lintas negara guna memangkas beban biaya logistik tersebut. Bobby lantas mengusulkan skema pengiriman yang lebih fleksibel bagi para pelaku usaha.

“Kami usulkan pengiriman dalam volume yang tidak terlalu besar tetapi lebih sering, misalnya lima hari sekali atau seminggu sekali. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu menumpuk stok terlalu lama dan perputaran modal mereka bisa lebih cepat dan dinamis,” ujar Bobby dalam rilis yang diterima, Senin (12/10/2026).

Baca juga:  Rotasi Besar Jajaran Kapolda, Brigjen Sonny Irawan Gantikan Irjen Whisnu Hermawan Sebagai Kapolda Sumut

Selain itu, Bobby menekankan bahwa posisi geografis Sumatera Utara merupakan keunggulan kompetitif yang luar biasa.

Jarak tempuh dari sejumlah daerah di Sumut menuju Kuala Lumpur atau Penang bahkan jauh lebih singkat dibandingkan dengan jarak ke Jakarta.

Potensi kedekatan wilayah ini harus dikonversi secara optimal menjadi peluang ekonomi nyata bagi masyarakat kedua belah pihak.

Menanggapi gagasan tersebut, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Pemprov Sumut.

Baca juga:  Konjen Jepang Pamit di Medan: Puji Kepemimpinan Bobby Nasution hingga Cerita Kuliner 

Ia mengungkapkan bahwa “Sumatera Utara memiliki kepentingan yang sangat besar bagi Malaysia, baik dari aspek perdagangan, perkapalan, pariwisata, medis, maupun pendidikan.

“Kami menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin sangat baik selama ini,” tutur Muzafar.

Lebih lanjut, pihak Kedutaan Besar Malaysia berencana segera mendiskusikan mekanisme teknis pelaksanaan usulan pembukaan jalur laut khusus dan subsidi logistik tersebut, baik melalui regulasi antar-pemerintah maupun dengan menggandeng sektor swasta di Malaysia. (SN06)

Berita Terbaru

Buntut Panjang Putusan MK Gibran: Sindiran Hasyim Asy’ari dan Ahmad Doli Kurnia Fokus Etika

SumutNews.co, Medan -Dinamika politik pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait...

Estafet Otoritas Moneter Sumut: Ameriza Ma’ruf Moesa Pimpin BI Perwakilan Sumut

SumutNews.co, Medan- Tantangan Pemerataan dan Pengendalian Inflasi Menanti. Pengukuhan...

Mutasi di Tubuh Polda Sumut: Wakapolda Sumut Diganti

SumutNews.co, Medan — Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan perombakan...

Konjen Jepang Pamit di Medan: Puji Kepemimpinan Bobby Nasution hingga Cerita Kuliner 

SumutNews.co, MEDAN — Suasana hangat tampak tersaji di ruang...

KBRI Riyadh di Arab Saudi Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Serangan Houthi di Bandara King Khalid

SumutNews.co, Jakarta — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di...

Berita Terkait