Logo ‘Medan Tangguh” Bakal Hiasi Gelaran AFF dan Apeksi

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Kompetisi desain logo Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan ke-436 resmi berakhir. Dalam acara pengumuman pemenang, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara langsung menyerahkan hadiah kepada pemenang utama, seorang desainer lokal bernama Rizki, di Atrium Plaza Medan Fair, Senin (25/5/2026).

Menariknya, dalam acara itu Rico Waas sempat melempar candaan segar saat memanggil nama pemenang untuk menegaskan bahwa kompetisi ini berjalan murni, transparan dan jauh dari praktik orang dalam.

​”Selamat sekali lagi untuk Siapa namanya? Rizki? Nah, ini menunjukkan kita tidak saling mengenal ya. Bukan ‘ordal’ (orang dalam) juga ya?,” kelakar Rico Waas disambut tawa hadirin.

Baca juga:  INALUM Kembangkan Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi Aluminium

Kompetisi yang sudah memasuki tahun kedua ini sengaja dibuka untuk masyarakat umum (perorangan) guna memfasilitasi kreativitas warga Medan, bukan memesannya lewat perusahaan tertentu.

​”Logo ini tidak dibuat atau dipesan kepada satu company tertentu, atau dibuat sendiri oleh Pemko. Tapi logo ini diserahkan dan dibangun oleh masyarakatnya. Ini wujud nyata dari semangat ‘Semua untuk Medan’,” kata Rico Waas.

​Karya Rizki ini bilang Rico Waas, dinilai lebih unggul karena tidak hanya filosofis, tetapi juga memiliki paket lengkap berupa supergraphic yang sangat siap diimplementasikan di berbagai media publikasi. Logo hasil pemenang ini nantinya akan langsung digunakan oleh seluruh instansi Pemko Medan termasuk dalam menyambut event-event besar yang akan berlangsung di kota Medan.

Baca juga:  14 Jam Hilang Kontak, Nelayan Tapteng Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

“Minggu ini sudah mulai digunakan untuk acara Road to Piala AFF, kita juga akan gunakan menjadi logo pada Rakernas APEKSI ke-18 tahun 2026, di mana Kota Medan menjadi tuan rumah dan akan dihadiri oleh seluruh Wali Kota se-Indonesia,”jelas Rico Waas.

​Di hadapan para desainer lokal, Rico Waas berpesan untuk terus menjaga orisinalitas dan tidak mengandalkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam perlombaan. Sebab dari sekitar 180-an karya yang masuk, tim juri mendapati adanya karya yang terindikasi menggunakan AI.

Baca juga:  Sedekah Sampah, Bantu Anak Yatim Sekolah: Bank Sampah Berseri Gandeng MIS Al Mukhlisin Kuala Tanjung

​”Titipan saya, kalau buat logo jangan pakai AI! Karena dari 180-an itu, ketahuan ada beberapa yang pakai AI soalnya. Tetaplah berkarya secara orisinal, buatlah karya terbaik untuk Kota Medan kita sendiri,” imbau Rico Waas. (SN01)

Berita Terkait

Rusak, Jalan di Sutomo Medan Ditutupi Ban Bekas dan Potongan Kayu

SUMUTNEWS.CO – Medan | Pengendara yang melintasi jalan Sutomo...

Jemaat Ahmadiyah Anggap Terpilihnya Gus Yaqut jadi Menag Menjadi Harapan Baru

SUMUTNEWS.CO - Jakarta | Jemaat Ahmadiyah melalui juru bicaranya...

Zakiyuddin Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Tradisi Mengaji

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin...

Kadispora Siap Bersinergi dengan Pengurus Carateker KNPI Labuhanbatu 

SUMUTNEWS.CO - Labuhanbatu | Kepala Dinas Pemuda Olah Raga...

Edwin Nasution Nilai Perda PBG Mampu Tekan Kebocoran PAD

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan,...

Berita Terbaru