Megawati Sebut Jakarta Amburadul, Wagub DKI: Kami Anggap Obat Penyemangat

SUMUTNEWS.CO – Jakarta | Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya menerima kritik dan komentar mengenai Ibu Kota.

Hal ini untuk merespons komentar dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang mengatakan semestinya DKI Jakarta bisa menjadi “Kota Mahasiswa” atau “City of Intellect” jika ditata dengan baik.

“Jadi siapa pun memberikan masukan kritik kami anggap sebagai obat untuk menyemangati kami, memotivasi kami untuk terus berbuat dan meningkatkan kinerja, perbaikan dan kualitas daripada Kota Jakarta ke depan,” ujar Ariza di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Baca juga:  Rizki Juniansyah Tak Ada di Daftar Lifter Asian Games 2026, Ini Faktanya

Dia juga menghargai semua komentar mengenai Ibu Kota. Hal ini ia anggap sebagai masukan dan kritik untuk memperbaiki Jakarta.

“Kami menghormati menghargai siapa pun memberikan komentar atas kota Jakarta, kami anggap semua masukan kritik sebagai obat bagi kami untuk terus meningkatkan dan memperbaiki Kota Jakarta sebagai kota yang maju dan bahagia warganya,” tutur Ariza.

Megawati sebelumnya menyampaikan hal ini saat menerima penghargaan “City of Intellect” dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk Kota Semarang yang dipimpin oleh kader PDI-P Hendrar Prihadi.

Baca juga:  Jusuf Kalla Tegaskan PMI Terus Hadir Bantu Rakyat Palestina

“Saya bilang Jakarta ini menjadi amburadul. Karena apa, ini tadi seharusnya city of intellect ini dapat dilakukan tata kotanya, masterplan-nya, dan lain sebagainya,” ujar Mega dalam pidato yang ditayangkan secara daring, Selasa (10/11/2020).

Mega mengatakan tujuan penataan DKI Jakarta harus dirumuskan secara jelas. Ia pun berharap para akademisi turut terlibat dalam pembangunan DKI Jakarta.

“Siapakah yang buat hal ini? Tentunya para akademisi, insinyur dan lain sebagainya,” katanya.

Penghargaan “City of Intellect” itu diberikan UNJ dengan berdasarkan riset tim yang dipimpin Ketua Senat dan Guru Besar UNJ Hafid Abbas.

Ada beberapa kriteria yang menjadi penilaian City of Intellect, di antaranya faktor keamanan dan keterjangkauan biaya hidup.

Baca juga:  Ahmad Doli Kurnia Dukung Pemisahan Pemilu: Isu Pileg Tenggelam oleh Pilpres

Dikutip dari kompas.com

Editor: ARI

Berita Terbaru

PSMS Medan Bidik Kemenangan atas Persikad Depok untuk Rebut Puncak Klasemen

MEDAN – PSMS Medan membidik kemenangan saat menjamu Persikad...

FIFA Sahkan Noha Pohan Pindah Federasi dari PSSI ke Finlandia

Medan, SUMUTNEWS.CO – Gelandang muda Noha Pohan Simangunsong resmi...

AS Kerahkan 9.000 Pasukan ke Timur Tengah, Donald Trump Isyaratkan Serangan ke Iran

SUMUTNEWS.CO, Washington — Militer Amerika Serikat mengumumkan pengerahan sekitar...

Menjual Janji Kapolri Baru: Sinyal Awal Jenderal Suyudi di Korps Bhayangkara

SUMUTNEWS.CO, Jakarta - Langkahnya mantap menuruni pilar-pilar Istana Negara,...

Koalisi Ungkap Milisi Houthi Serang Stasiun Listrik Penyuplai Masjid Nabawi

SUMUTNEWS.CO, Riyadh - Mayor Jenderal Turki Al-Maliki memberikan keterangan...

Berita Terkait