Nanda Ramli Minta Pemko Medan Tambah Dokter Spesialis di Puskesmas

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan, Iswanda (Nanda) Ramli meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Medan tambah dokter spesialis di Puskesmas. Sebab, Puskesmas di Kota Medan tidak memiliki dokter spesialis lengkap.

Selain dokter spesialis, Nanda Ramli, juga meminta Pemkot Medan melengkapi lengkapi sarana dan prasarana (Sarpras) di Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan tingkat dasar. Hal ini penting dalam mendukung sekaligus menyukseskan program Universal Health Coverage (UHC) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kota Medan.

Ketua Fraksi Partai Demokrat itu tidak menampik masih banyak masyarakat kecewa karena tidak terpenuhinya kebutuhan saat berobat di Puskesmas. Hal itu di karenakan belum tersedianya fasilitas alat kesehatan dan tenaga medis di Puskesmas. “Di Puskesmas itu belum ada alat pemeriksa jantung. Dokter spesialis juga belum tersedia,” katanya di Medan, Kamis (16/10/2025).

Baca juga:  BMKG Tetapkan Sumatera Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem 27-29 Oktober 2026

Bahkan, sebut legislator dari Dapil V meliputi Kecamatan Medan Johor, Medan Polonia, Medan Maimun, Medan Selayang, Medan Tuntungan dan Medan Sunggal itu, mobil ambulance belum tersedia di semua Puskesmas di Kota Medan. “Semua ini harus menjadi perhatian Pemkot Medan,” katanya.

Selain itu, tambah Nanda Ramli, perbaikan gedung Puskesmas juga sangat di butuhkan. “Gedung Puskesmas harus refresentatif. Jadi, yang kurang layak segera direnovasi,” pintanya.

Baca juga:  Bersinergi Dengan Pemerintah, Dedy Rangkuti Apresiasi Eksistensi AMPI Binjai

Sebelumnya Kepala UPT Puskesmas Sukaramai, dr. Fera M Manalu, saat ditanya wartawan beberapa waktu lalu mengaku punya keterbatasan dalam menyukseskan program UHC dan CKG, karena minimnya fasilitas di Puskesmas. “Untuk CKG, kita hanya bisa melakukan pemeriksaan gula darah, tensi, kolestrol, gigi, asam urat, USG (Ultrasonografi), payudara, TB Paru, mata dan HB,” katanya.

Baca juga:  Refleksi Harga Sawit di Sumut pada 19-25 Oktober 2026: Harga Naik, tapi Petani Mandiri Konsisten Tertinggal Terus

Sedangkan untuk pemeriksaan EKG (Elektrokardiogram) jantung, hepatitis dan HIV, sebut Fera, masih belum bisa. “Kiranya alat kesehatan untuk pemeriksaan penyakit tersebut dapat di lengkapi di setiap Puskesmas, termasuk penambahan dokter spesialis,” harapnya. (SN01)

Berita Terkait

Manajemen RS Bachtiar Djafar Harus Semangat & Pantang Menyerah

SUMUTNEW.CO, MEDAN - Manajemen RS Bachtiar Djafar harus semangat...

Para Pelajar Diajak Kenali dan Perangi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

SUMUTNEWS.CO - Medan | Kasus kekerasan terhadap perempuan dan...

Wagubsu Ungkap Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD

SUMUTNEWS.CO, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut)...

Sedih ! Rumah Berdinding Tepas Kakek Jahari Ludes Terbakar

SUMUTNEWS.CO - Serdang Bedagai | Duduga korsleting listrik, sebuah...

3 Wakil Rektor USU Tidak Dilibatkan Usut Dugaan Terkait Plagiat Akademisi

SUMUTNEWS.CO - Medan | Pengusutan dugaan terkait plagiat Akademisi...

Berita Terbaru