Pembenahan Manajemen BUMD Harus Jadi Kajian Penting Bagi Pemko Medan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan sarana pasar di seluruh Kota Medan.

“Hal ini mengingat masih banyaknya pasar di bawah manejemen PUD Pasar Kota Medan yang tidak tertata dan terawat dengan baik, sehingga transaksi jual beli masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan,” kata Ketua Komisi III DPRD Medan Afif Abdillah Rabu (24/4/2024).

Dikatakan Afif, peningkatan manajemen pasar modern dapat menjadi langkah inovasi yang harus terus dicari dan dikembangkan oleh PUD Pasar Medan.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

Sedangkan kegiatan peningkatan operasi pasar sebagai tindakan menekan kenaikan harga bahan pokok dapat terus dilaksanakan sebagai langkah nyata keberpihakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dengan masyarakat Kota Medan.

Optimalisasi pengalokasian aset PUD Pasar dengan baik, juga menjadi faktor penting bagi manajemen PUD Pasar Medan, sebut Afif yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Medan ini.

Sebagaimana yang telah ramai dalam pemberitaan, PUD Pembangunan sebagai BUMD yang mengelola beberapa sektor bisnis diminta untuk melakukan pembenahan manajemen dan bisnis.

Hal ini kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem Kota Medan tersebut, menjadi faktor utama yang harus jadi kajian penting bagi Pemko Medan.

Baca juga:  Sedekah Sampah, Bantu Anak Yatim Sekolah: Bank Sampah Berseri Gandeng MIS Al Mukhlisin Kuala Tanjung

Langkah revitalisasi secara masif menjadi hal mutlak dilakukan dalam waktu dekat ini, mengingat PUD Pembangunan merupakan aset penting bagi Pemko Medan.

Sektor bisnis yang selama ini dikelola PUD Pembangunan sudah seharusnya ditingkatkan dan dimodernisasi guna memberikan dampak positif bagi Pemko Medan.

Sementara itu terkait PUD RPH, Afif menyebutkan sesuai dengan laporan tahun PUD Rumah Potong Hewan (RPH) memperlihatkan trend yang positif. Dimana terdapat angka aktivitas pemotongan hewan.

”Peningkatan ini kita apresiasi dengan positif,” ungkap Afif.

Baca juga:  Refleksi Harga Sawit di Sumut pada 19-25 Oktober 2026: Harga Naik, tapi Petani Mandiri Konsisten Tertinggal Terus

Regulasi dan pendistribusian daging yang baik, higienis dan halal didorong untuk terus dilaksanakan, sehingga kebutuhan masyarakat Kota Medan terhadap daging potong hewan dapat terpenuhi.

“Dengan peningkatan jumlah yang berasal dari PUD RPH diharapkan kebutuhan daging dan pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari sektor RPH bisa terus ditingkatkan,” tukas Afif. (SN01)

Berita Terkait

Banjir Kota Medan, Gerakan Pemuda Ka’bah Salurkan Bantuan di Sejumlah Titik

SUMUTNEWS.CO - Medan | Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ka'bah...

Percepat Pemulihan Bencana Tapteng, Bobby Fokus Infrastruktur-Huntap

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby...

Belanja Tak Terduga Naik Signifikan, F-PKS Pertanyakan Penggunaannya

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Anggota DPRD Medan Fraksi PKS...

Temukan Pasien Tumor Ganas di Nisel, Bobby Minta Segera Operasi di Medan

SUMUTNEWS.CO, NIAS SELATAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad...

Atasi Covid-19, Dinsos Kota Medan Turunkan Bantuan Sosial Tunai ke 631,155 KPM

SUMUTNEWS.CO - Medan | Kementerian Sosial RI bersama dengan...

Berita Terbaru