Polisi Bubarkan Pengajian UAS, HMI Sumut: Langkah Tepat

SUMUTNEWS.CO – Medan | Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara (Sumut) menilai pembubaran yang dilakukan oleh pihak aparat kepolisian pada kerumunan pengajian Ustadz Abdul Somad (UAS) yang digelar di masjid Amal Silaturahmi, Jalan Timah Putih, Komplek Asia Mega Mas, Medan, Senin (04/01/2021) lalu merupakan langkah yang tepat.

HMI menilai pembubaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian itu merupakan kewenangan dan upaya dalam penegakan hukum prihal pencegahan penyebaran covid-19.

“Pembubaran kerumunan dimasa covid-19 ini merupakan kewenangan dari pihak kepolisian, hal itu juga meupakan upaya penegakan hukum dalam hal pencegahan penyebaran virus covid-19,” kata Ketua Umum Badko HMI Sumut M Alwi Hasbi Silalahi di Medan, Selasa (05/01/2021).

Baca juga:  BKN Luncurkan ASN Digital, Gantikan Sistem Lama dan Integrasikan 47 Layanan ASN

Katanya lagi, dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19 ini, dibutuhkan sikap tegas dari semua stake holder dan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Saat ini, kita memang harus tegas untuk menindak segala bentuk kegiatan yang menyebabkan terjadinya kerumunan, tanpa terkecuali. Bukan hanya pada kegiatan pengajian seperti ini, apapun itu kegiatannya yang menimbulkan kerumunan harus ditindak tegas. Mayarakat juga diharapkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan,” sambungnya.

Baca juga:  Keributan di GKPI Rajeg Tangerang Dimediasi Polisi, Tempat Ibadah Ditutup Sementara

Terakhir kata Hasbi, pembubaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian itu jangan disalahartikan, menurutnya, hal itu tidak ada kaitannya dengan materi yang disampaikan UAS saat ceramah, namun karena terjadinya kerumunan.

“Mari bersama-sama kita untuk berfikir positif dan jangan salah menafsirkan soal pembubaran kerumunan itu, tindakan pembubaran itu menurut saya juga tidak ada kaitannya dengan materi ceramah yang disampaikan UAS, saat pembubaran, panitia penyelenggara kegiatan juga turut serta membantu pihak kepolisian,” tutup Hasbi.

Baca juga:  Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan dengan KRL di Bekasi, Ini Temuan KNKT

Sebelumnya, Kasat Binmas Polrestabes Medan, AKBP Reza Fahlevi Lubis, mengatakan polisi membubarkan pertemuan tersebut demi menghindari klaster baru covid-19.

“Kita hanya menjalankan aturan pemerintah untuk sama – sama mematuhi protokol kesehatan untuk selalu jaga jarak, hindari tempat keramaian, gunakan masker, cuci tangan pakai sabun,” kata Kasat Binmas Polrestabes Medan, Senin (04/01/2021).

 

Editor: Why

Berita Terbaru

Infrastruktur Tabagsel di Tengah Sorotan, Antara Harapan Baru dan Tantangan Pembenahan

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan - Pembangunan infrastruktur di kawasan Tapanuli Bagian...

Pakistan Berjanji Bela Arab Saudi dari Serangan Houthi Pakai ‘Segala Cara’

SUMUTNEWS.CO, Jakarta - Pemerintah Pakistan menyatakan kesiapannya untuk mengerahkan...

Bupati Deli Serdang Terima Penghargaan Bappenas, Raih Terbaik 2 Nasional Kategori Kabupaten

SUMUTNEWS.CO, Jakarta — Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyerahkan...

Capaian UMK-K Masih di Bawah Target, Pemda di Sumut Didorong Genjot Belanja Produk Lokal

SUMUTNEWS.CO, Medan — Realisasi partisipasi Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi...

Kominfo Sumut Benahi Peta Titik Buta Sinyal: Kabupaten dan Kota Diminta Mutakhirkan Data

SumutNews.co, Medan— Di atas kertas, peta jaringan telekomunikasi Sumatera...

Berita Terkait