SUMUTNEWS.CO, New York — Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan kini saatnya untuk mewujudkan pembentukan negara Palestina berdasarkan kerangka kerja internasional dan resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah disepakati. Pernyataan itu disampaikan dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB, Sabtu (26/9/2026) malam.
Lavrov memperingatkan situasi di Tepi Barat kian memburuk akibat meluasnya aktivitas permukiman Israel.
“Jika terus berlanjut, pembentukan negara Palestina akan menjadi mustahil, tak akan tersisa wilayah bagi keberadaannya,” tegas Lavrov mengutip WAFA.
Ia juga mengkritik mandeknya rencana perdamaian Jalur Gaza yang telah didukung Dewan Keamanan PBB.
Meski disepakati, perdamaian belum tercapai, sementara korban terus berjatuhan dan situasi kemanusiaan tetap kritis .
Di sisi lain, Lavrov menegaskan kesiapan Rusia untuk bekerja sama secara konstruktif dengan berbagai pihak guna mendorong stabilitas dan ketenangan di kawasan Timur Tengah. (SN/WF)