Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sumut: Keberhasilan MBG Bergantung Pada Sinergi Lintas Sektor

SUMUTNEWS.CO, MANDAILING NATAL – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan dorongan kerjasama lintas sektor untuk mencapai potensi maksimalnya. Maka dari itu, Pemerintah berkolaborasi menjalankan Program MBG dengan lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, swasta hingga masyarakat.

 

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional menggelar sosialisasi MBG di Gedung Serbaguna Desa Kampung Baru, Madina pada Jumat, (17/10). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi sebagai pondasi utama masa depan generasi bangsa.

 

Dalam kesempatannya, Anggota DPR RI, Sihar Sitorus, menegaskan bahwa pembahasan gizi bukan hanya soal tubuh yang sehat, melainkan tentang membangun peradaban yang tangguh.

Baca juga:  Target Bebas Rabies 2030, Pemprov Sumut Jamin Stok Vaksin dan Gelar Vaksinasi Massal

 

“Hari ini kita berbicara tentang gizi, namun sesungguhnya kita sedang membahas masa depan. Gizi bukan sekadar angka di timbangan, melainkan fondasi kecerdasan, produktivitas, dan daya saing daerah,” ujar Sihar Sitorus dalam keterangannya diterima, Senin, 21 Oktober 2025.

 

Ia menambahkan bahwa, potensi alam Mandailing Natal yang subur harus dioptimalkan menjadi salah satu daerah yang maksimal mendorong kebutuhan MBG terutama di dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, keberhasilan MBG bergantung pada sinergi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat dalam mengubah perilaku konsumsi serta menjaga kebersihan dan pola hidup sehat.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem Mengancam Sebagian Besar Sumut, BMKG: Hujan Lebat Disertai Kilat Berlaku Siang–Sore

 

Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Tatik Herlia, menegaskan pentingnya memahami latar belakang program MBG yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto. “Masalah gizi dan ketimpangan akses pangan menjadi dasar hadirnya program ini. MBG penting karena dimulai dari anak-anak yang akan meneruskan masa depan bangsa,” ujarnya.

 

Tatik juga menekankan perlunya kerja sama masyarakat untuk memastikan keberlanjutan gizi anak di luar waktu pemberian makan siang program MBG. “Sisanya adalah tanggung jawab kita bersama demi memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kita,” tambahnya.

 

MBG merupakan langkah besar menuju bangsa yang sehat dan berdaya saing. Walaupun pelaksanaannya masih berproses, program MBG ini wajib didukung bersama agar semakin tertata, meluas, dan bersinergi. Gizi adalah pilar utama kesehatan dan kesejahteraan sepanjang kehidupan.

Baca juga:  Darah Demokrat untuk Ibu Pertiwi

 

Sosialisasi MBG di Sumatera Utara ini menegaskan semangat kolaborasi antara pemerintah, DPR, dan masyarakat dalam membangun kesadaran gizi. Dengan kerja bersama, program ini diharapkan menjadi gerakan nyata menuju generasi emas Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas. (SN02)

Berita Terbaru

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Tembus Top 10 TBCCI 2026

Sumutnews.co, Jakarta – Contact Center PLN Icon Plus kembali...

Dari AI hingga Energi Bersih, PLN Icon Plus Pamerkan Inovasi di Electricity Connect 2026

Sumutnews.co, Tangerang- PLN Icon Plus turut ambil bagian dalam...

Musim Duka Jelang Panen, Lahan dan Pohon Zaitun Warga Palestina Dirubuhkan Militer Israel

SUMUTNEWS.CO, Medan - Hati para petani Palestina hancur. Jelang...

Hujan dalam Timbangan Sains dan Wahyu: Antara Rahmat, Peringatan, dan Doa

Penulis: Rasyid Assaf Dongoran Sains modern menjelaskan hujan sebagai bagian...

Waspada Banjir & Longsor, Desa di Panyabungan Timur Didorong Jadi Desa Tangguh Bencana

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina)...

Berita Terkait