Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sumut: Keberhasilan MBG Bergantung Pada Sinergi Lintas Sektor

SUMUTNEWS.CO, MANDAILING NATAL – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan dorongan kerjasama lintas sektor untuk mencapai potensi maksimalnya. Maka dari itu, Pemerintah berkolaborasi menjalankan Program MBG dengan lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, swasta hingga masyarakat.

 

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional menggelar sosialisasi MBG di Gedung Serbaguna Desa Kampung Baru, Madina pada Jumat, (17/10). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi sebagai pondasi utama masa depan generasi bangsa.

 

Dalam kesempatannya, Anggota DPR RI, Sihar Sitorus, menegaskan bahwa pembahasan gizi bukan hanya soal tubuh yang sehat, melainkan tentang membangun peradaban yang tangguh.

Baca juga:  Format Presidium Ditetapkan, KAHMI Medan Gelar Musda VII Lanjutan 10–11 Oktober 2026

 

“Hari ini kita berbicara tentang gizi, namun sesungguhnya kita sedang membahas masa depan. Gizi bukan sekadar angka di timbangan, melainkan fondasi kecerdasan, produktivitas, dan daya saing daerah,” ujar Sihar Sitorus dalam keterangannya diterima, Senin, 21 Oktober 2025.

 

Ia menambahkan bahwa, potensi alam Mandailing Natal yang subur harus dioptimalkan menjadi salah satu daerah yang maksimal mendorong kebutuhan MBG terutama di dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, keberhasilan MBG bergantung pada sinergi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat dalam mengubah perilaku konsumsi serta menjaga kebersihan dan pola hidup sehat.

Baca juga:  Polrestabes Medan Tangkap Kurir 450 Pod Getar Asal Malaysia, Sempat Dikejar 5 Km

 

Sementara itu, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Tatik Herlia, menegaskan pentingnya memahami latar belakang program MBG yang dicetuskan Presiden Prabowo Subianto. “Masalah gizi dan ketimpangan akses pangan menjadi dasar hadirnya program ini. MBG penting karena dimulai dari anak-anak yang akan meneruskan masa depan bangsa,” ujarnya.

 

Tatik juga menekankan perlunya kerja sama masyarakat untuk memastikan keberlanjutan gizi anak di luar waktu pemberian makan siang program MBG. “Sisanya adalah tanggung jawab kita bersama demi memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kita,” tambahnya.

 

MBG merupakan langkah besar menuju bangsa yang sehat dan berdaya saing. Walaupun pelaksanaannya masih berproses, program MBG ini wajib didukung bersama agar semakin tertata, meluas, dan bersinergi. Gizi adalah pilar utama kesehatan dan kesejahteraan sepanjang kehidupan.

Baca juga:  Andar Amin Harahap: Selamat Bertugas Pak Kapolri, Semoga Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat

 

Sosialisasi MBG di Sumatera Utara ini menegaskan semangat kolaborasi antara pemerintah, DPR, dan masyarakat dalam membangun kesadaran gizi. Dengan kerja bersama, program ini diharapkan menjadi gerakan nyata menuju generasi emas Indonesia yang sehat, kuat, dan cerdas. (SN02)

Berita Terbaru

Perseteruan Camat dan Kasubbag Kepegawaian Pakantan Memanas, Pemkab Madina Diminta Segera Mediasi

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Perseteruan antara Camat Pakantan, Armada,...

Gerebek Rumah di Desa Menanti, Polres Palas Amankan Dua Pria dan Sita Sabu 2,44 Gram

SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas — Satuan Reserse Narkoba Polres Padang...

Jalin Sinergi Media dan Lembaga Pemasyarakatan, JMSI Tabagsel Silaturahmi ke Lapas Padangsidimpuan

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia...

Usir Rasa Jenuh, Lapas Padangsidimpuan Hadirkan Hiburan untuk Warga Binaan dan Petugas

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan...

Duka di Langit Ibu Kota: Pilot Saudi Gugur dalam Serangan Ganda di Bandara Riyadh

SumutNews.Co., Riyadh- Suasana duka mendalam menyelimuti sektor penerbangan sipil...

Berita Terkait