Tangis Nurbaini Setelah Rumahnya yang Lapuk dan Bocor Selesai Diperbaiki

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Air mata kebahagiaan tak terbendung membasahi pipi Nurbaini (50), seorang janda lima anak warga Jalan Air Bersih No. 68, Kecamatan Medan Kota. Suaranya bergetar penuh haru saat menyaksikan rumah yang dulu lapuk kini telah berubah menjadi hunian indah dan layak huni berkat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemko Medan.

Selama puluhan tahun menetap di rumah kayu bernasib malang tersebut, Nurbaini harus bertahan hidup dalam kondisi serba terbatas. Rumah beratap bocor, berdinding papan yang kian melapuk, serta fasilitas kamar mandi sumur yang tak memadai menjadi pemandangan sehari-hari. Bahkan, tak jarang ia harus tidur melantai beralaskan semen di area tempat jualannya.

Baca juga:  Komnas PA Berikan Award Untuk Ahmad Doli Kurnia: Anggota DPR RI ini Tegaskan Perlawanan terhadap Predator Anak

“Tadinya rumah saya ya sudah hancurlah. Dindingnya papan, sudah bocor-bocor,” kenang Nurbaini menahan tangis saat ditemui usai peninjauan.

Langkah Nurbaini untuk mendapatkan tempat tinggal layak pun tidaklah mudah. Perjuangannya sempat diwarnai keputusasaan setelah proposal pengajuan bedah rumah miliknya berkali-kali menemui kegagalan akibat dihalangi oknum tertentu.

“Tiga kali gagal. Digagalkan orang supaya rumah ini jangan pernah terbangun. Sampai saya sakit-sakit dipikirkan orang,” ucapnya sambil mengusap air mata yang tak henti menetes.

Namun, kesabaran dan doa pantang menyerah dari ibu tunggal ini akhirnya membuahkan hasil. Pembangunan rumahnya kini telah memasuki tahap akhir.

Baca juga:  Nobar Walkot Medan Pecah Usai Indonesia Pastikan Juara FIFA ASEAN Cup 2026

“Alhamdulillah, saya kepingin punya rumah yang baik, yang pakai keramik. Hanya bisa berdoa sama Allah, dan akhirnya doa saya dijawab. Terima kasih banyak untuk Pak Wali Kota Medan Rico Waas” ungkapnya penuh rasa syukur.

Momen itu turut disaksikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang datang langsung meninjau progres pembangunan rumah Nurbaini bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Senin (5/10/26) petang.

Bagi Rico Waas, membangun rumah melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bukan sekadar mengganti atap, dinding atau lantai. Rumah yang diserahkan kepada warga harus benar-benar selesai dan dapat langsung memberikan rasa nyaman bagi penghuninya.

Baca juga:  Golkar Sumut Siapkan Pelantikan dan Rakerda, Ketua Panitia: Momentum Konsolidasi hingga Akar Rumput

Karena itu, saat melihat pengerjaan rumah Nurbaini yang sudah memasuki tahap akhir, Rico masih menemukan sejumlah bagian yang perlu diselesaikan, antara lain saluran air dan pengecatan.

“Ini masih ada beberapa yang perlu diatensikan, termasuk saluran air yang masih belum selesai, cat-cat yang juga masih belum kering. Itu perlu diatensikan supaya bisa segera, mungkin seminggu lagi sudah selesai,” ujar Rico Waas. (SN01)

Berita Terbaru

FBI Tangkap Agen Real Estate California, Dituduh Mata-matai Keluarga Presiden Taiwan untuk China

SUMUTNEWS.CO, Los Angeles - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat...

Rusia Klaim Ukraina Serang Fasilitas PLTN Zaporizhzhia, Satu Orang Tewas

SUMUTNEWS.CO, Moskow - Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia...

Nobar Walkot Medan Pecah Usai Indonesia Pastikan Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Kemeriahan dan histeris pendukung membahana di...

Sebut Negosiasi dengan AS Tak Berguna, Presiden Iran: Mereka Ingin Gulingkan Kami

SUMUTNEWS.CO, Teheran - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa...

Aliansi Makkah Sepakati Pengerahan Pasukan Bersama Arab Saudi, Turki, Pakistan

SUMUTNEWS.CO, Riyadh — Arab Saudi, Pakistan, dan Turki resmi...

Berita Terkait