Target Bebas Rabies 2030, Pemprov Sumut Jamin Stok Vaksin dan Gelar Vaksinasi Massal

SUMUTNEWS.CO, Deliserdang — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bersama jajaran pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumut resmi mendeklarasikan komitmen untuk mencapai status Sumut Bebas Rabies pada 2030.

Deklarasi ini digelar bertepatan dengan peringatan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026 di Lapangan Astaka Medan Sport Centre, Deliserdang, Minggu (27/9/2026).

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan bahwa Pemprov Sumut menjamin ketersediaan vaksin rabies di seluruh wilayah kabupaten dan kota guna mengejar target tersebut.

Baca juga:  Rotasi Besar Jajaran Kapolda, Brigjen Sonny Irawan Gantikan Irjen Whisnu Hermawan Sebagai Kapolda Sumut

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen memastikan ketersediaan vaksin rabies, memperkuat pusat kesehatan hewan, meningkatkan kapasitas tenaga medis veteriner, serta memperkuat surveilans dan deteksi dini,” kata Surya di lokasi acara.

Langkah percepatan ini diambil menyusul masih tingginya angka penularan rabies di wilayah tersebut. Sepanjang 2025, Sumatera Utara mencatatkan 280 kasus rabies.

Menurut Surya, angka tersebut menjadi alarm keras bahwa penanganan rabies tidak hanya menyangkut kesehatan hewan, melainkan perlindungan keselamatan jiwa masyarakat.

Sebagai bagian dari aksi nyata deklarasi ini, Pemprov Sumut menggelar gerakan vaksinasi massal terhadap 15 ribu ekor hewan peliharaan.

Baca juga:  Polrestabes Medan Tangkap Kurir 450 Pod Getar Asal Malaysia, Sempat Dikejar 5 Km

Aksi penyuntikan vaksin serentak tersebut dianugerahi penghargaan oleh Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) sebagai capaian vaksinasi rabies terbanyak.

Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Nuryani Zainuddin, menekankan bahwa rabies merupakan ancaman nyata yang membutuhkan intervensi lintas sektor secara konsisten.

“Di balik satu kasus rabies, ada keluarga yang cemas dan ada kehidupan yang bisa berakhir. Padahal penyakit ini sebenarnya dapat kita cegah,” ujar Nuryani.

Baca juga:  Tanggapi Polemik Ijazah Gibran dan Isu Politik, Bobby Nasution: Fokus Saja pada Kebutuhan Dasar Masyarakat

Guna memutus rantai penularan secara permanen, Pemprov Sumut mengusung pendekatan One Health, sebuah konsep terpadu yang menghubungkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Surya mengimbau para pemilik hewan penular rabies (HPR) seperti anjing dan kucing untuk aktif membawa peliharaannya mendapatkan vaksinasi secara berkala. (SN02)

Berita Terbaru

Perseteruan Camat dan Kasubbag Kepegawaian Pakantan Memanas, Pemkab Madina Diminta Segera Mediasi

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Perseteruan antara Camat Pakantan, Armada,...

Gerebek Rumah di Desa Menanti, Polres Palas Amankan Dua Pria dan Sita Sabu 2,44 Gram

SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas — Satuan Reserse Narkoba Polres Padang...

Jalin Sinergi Media dan Lembaga Pemasyarakatan, JMSI Tabagsel Silaturahmi ke Lapas Padangsidimpuan

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia...

Usir Rasa Jenuh, Lapas Padangsidimpuan Hadirkan Hiburan untuk Warga Binaan dan Petugas

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan...

Duka di Langit Ibu Kota: Pilot Saudi Gugur dalam Serangan Ganda di Bandara Riyadh

SumutNews.Co., Riyadh- Suasana duka mendalam menyelimuti sektor penerbangan sipil...

Berita Terkait