SUMUTNEWS.CO, MEDAN- Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, mengaku khawatir melihat kondisi yang ada di di wilayah Belawan. Ia juga menyinggung soal kebiasaan warga Belawan yang masih sering membuang sampah sembarangan.
Kebiasaan membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik, menurutnya pria yang akrab disapa, Hendra, itu tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung kepada masyarakat Belawan sendiri, khususnya nelayan.
“Kalau ibu-ibu atau anak-anak kita buang sampah sembarangan, nelayan juga yang susah. Sebab, ikan tidak mau lagi datang,” katanya, Minggu (6/7/2025).
Dijelaskan Hendra ada Perda No. 7 tahun 2024 yang mengatur sanksi bagi warga membuang sampah sembarangan.
“Sebenarnya, pemerintah tidak ingin sampai harus menindak warga. Jadi mohon kesadaran kita semua untuk menjaga kebersihan,” ajak politisi Partai Golkar itu.
Dia juga menyinggung soal masalah banjir di Belawan. Selain karena air pasang (rob), juga di sebabkan sampah menyumbat saluran air dan rumah pompa. “Saya sudah turun langsung ke rumah pompa. Sampah di sana menumpuk luar biasa. Petugas juga saya tegur karena lalai,” katanya.
Hendra mengaku, prihatin melihat kondisi Belawan. Dia bertekad untuk terus memperjuangkan pembangunan Belawan, meskipun harus melewati proses panjang di DPRD. “Memperjuangkan Belawan ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, harus melalui banyak proses. Tapi saya tetap komitmen, yang penting kita sama-sama mau berubah. Jangan buang sampah sembarangan lagi,” tegasnya. (SN01)
Komentar