SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen mendukung rencana Pemkot Medan mengembalikan sistem parkir berlangganan ke konvensional. Dukungan itu diberikan jika memang niatnya untuk meningkatkan pendapat asli daerah (PAD) Kota Medan.
“Tentu kita mendukung kebijakan Pemkot Medan untuk mengubah sistem parkir dari barcode berlangganan ke konvensional,” kata Zulkarnaen, Rabu (27/8/2025).
Politikus Gerindra ini menyebutkan dukungan itu diberikan jika Pemkot Medan bertujuan untuk meningkatkan PAD Medan. Pemkot Medan diminta untuk membuat regulasi untuk mencegah kebocoran PAD dari sektor parkir. “Jadi prinsipnya kalau tujuannya untuk menunjang peningkatan PAD ya kita selaku pimpinan DPRD mendukung apa yang dibuat oleh Pemerintah Kota Medan,” ucapnya.
Zulkarnaen menilai jika sistem parkir berlangganan saat ini tidak tertata dengan baik. Hal itu berujung dengan kerap terjadinya konflik horizontal antara pengendara dengan juru parkir (jukir) di Kota Medan. “Karena memang kalau kita lihat yang berlangganan itu kan tidak tertata dengan rapi sistem dan cara manajemennya,” ujarnya.
Untuk diketahui Pemkot Medan berencana untuk menghapus sistem stiker parkir berlangganan yang digagas di era Bobby Nasution menjabat Wali Kota Medan. Hal itu terungkap melalui unggahan Dinas Perhubungan Medan di Instagram resminya. “Dengan demikian, tidak ada lagi penggunaan barcode sebagai tanda parkir berlangganan, dan seluruh juru parkir diarahkan untuk menerapkan pola pelayanan parkir sesuai ketentuan tersebut,” demikian tertulis dalam unggahan yang dilihat, Senin (25/8).
Komentar