SUMUTNEWS.CO, Pekanbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang mengancam sejumlah wilayah di Provinsi Riau.
Fenomena alam ini dipicu oleh adanya fase Bulan Baru pada tanggal 9 November 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut dari Direktorat Meteorologi Maritim BMKG, potensi banjir rob di pesisir Riau diprediksi berlangsung pada 7 hingga 11 November 2026.
Adapun wilayah-wilayah yang masuk dalam daftar daerah terdampak meliputi:
- Pesisir Dumai
- Pesisir Bengkalis
- Pesisir Rokan Hilir
- Pesisir Kepulauan Meranti
- Pesisir Indragiri Hilir
Kenaikan muka air laut ini diprediksi memberikan dampak langsung terhadap aktivitas harian masyarakat di kawasan pelabuhan dan pesisir.
Beberapa sektor yang paling rentan terganggu di antaranya adalah kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas warga di permukiman pesisir, serta produktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Menghadapi potensi ancaman tersebut, BMKG mengimbau masyarakat di pesisir Riau agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut.
Warga juga diminta untuk senantiasa memantau pembaruan informasi cuaca maritim melalui saluran resmi BMKG, melalui situs web maritim.bmkg.go.id, layanan call center di nomor 021-6546315/18 atau 196, akun media sosial @BMKGmaritim, maupun dengan menghubungi kantor BMKG terdekat. (SN06)