Terima BPK RI Sumut, Gubernur Edy Sebut Penanganan Covid-19 Harus Junjung Transparansi dan Akuntabilitas

KOLEGA. ID – Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut R Sabrina menerima kunjungan Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Sumut Eydu Oktain Panjaitan bersama rombongan, Jumat (2/10), di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan.

Kunjungan tersebut dalam rangka koordinasi dan evaluasi pemeriksaan pendahuluan atas pengelolaan tanggung jawab keuangan negara dalam penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Sumut. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim BPK tersebut.

Menurut Gubernur, hasil pemeriksaan pendahuluan akan menjadi bahan masukan dan acuan untuk memperbaiki, serta menghindari kesalahan-kesalahan di masa mendatang, khususnya dalam rangka mewujudkan transparansi dan akuntabilitas.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

“Saya sangat berterima kasih sekali, karena pengawasan memang selalu kami butuhkan dalam bekerja. Apalagi dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini yang sebenarnya baru bagi kita semua,” ujar Edy Rahmayadi.

Salah satu kendala yang sering timbul dalam penanganan Covid-19, lanjut Edy, adalah banyak kegiatan yang sifatnya dinamis dan berubah-ubah di lapangan. Akhirnya, tidak semua yang sudah direncanakan terlaksana sesuai awal dan menyulitkan dalam administrasi.

“Namun ini bukan menjadi alasan untuk tidak menyiapkan laporan pertanggungjawaban dengan baik. Kami di Gugus Tugas akan terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan demi wujudkan transparansi dan akuntabilitas,” tutur Edy.

Baca juga:  Pemprov Sumut Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Sepanjang November 2026

Sebelumnya, Kepala BPK Provinsi Sumut Eydu Oktain Panjaitan memaparkan hasil pemeriksaan pendahuluan yang telah dilakukan Tim BPK terkait penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Sumut. Mulai dari bidang kesehatan dan pendukung kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan jaring pegaman sosial.

“Pemeriksaan kita memperlihatkan bahwa perencanaan program dan hasil pertanggungjawaban masih ada hal-hal yang perlu penyempurnaan. Lebih kepada rincian yang jelas dan detail terkait dana-dana yang sudah dipakai,” ungkapnya.

Eydu kemudian menyarankan agar fungsi pengawasan internal senantiasa ditingkatkan khususnya melalui Inspektorat dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Salah satunya, pembentukan tim force task khusus. Sehingga di masa mendatang memudahkan penyelesaian-penyelesaian laporan pertanggungjawaban penanganan Covid-19.

Baca juga:  Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, Dukungan Gubsu Bobby Nasution dan Bidik Lonjakan Ekonomi Daerah

Turut hadir Asisten Administrasi Umum dan Aset Sumut M Fitriyus, Inspektur Sumut Lasro Marbun, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Riadil Akhir Lubis, Kepala BPKAD Sumut Ismael P Sinaga, dan Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit.

Editor: ARI

Berita Terkait

BPN Diminta Tuntaskan Penilaian Ganti Rugi Tanah di Danau Siombak

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - DPRD Medan mendesak Badan Pertanahan Nasional...

Sempat Diserang Preman, Satgas Covid-19 Mebidang Tetap Tegakkan Protokol Kesehatan

SUMUTNEWS.CO - Medan | Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Medan...

DPRD Medan Apresiasi Kenaikan Pangkat Yonmarhanlan I Belawan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - DPRD Medan apresiasi kenaikan pangkat...

Bobby Siapkan 2 Opsi Ujian untuk Siswa Terdampak Banjir

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Pemprov Sumut melalui Dinas Pendidikan menyiapkan...

Sambut Kedatangan 12 Mahasiswa Gwangju, Aulia: Selamat Menikmati Kuliner Medan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Mendapat banyak pelajaran dan pengalaman selama...

Berita Terbaru