Perkuat Hubungan dengan Belanda, Bobby Fokus Kerja Sama Ketahanan Pangan-Energi

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta, Adriaan Palm. Pada pertemuan tersebut, Bobby menegaskan komitmen memperkuat kerja sama dengan Belanda, khususnya di bidang ketahanan pangan dan energi.

Menurut Bobby Nasution, ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu fokus utama Presiden RI Prabowo Subianto. Karena itu, Sumut sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Indonesia ingin terus meningkatkan produksi serta pengolahan pangan.

Baca juga:  Hadir untuk Masyarakat, Golkar Sumut Padukan HUT ke-62 dengan Aksi Sosial yang Menyentuh Langsung

“Sesuai dengan program Presiden Prabowo, kami berharap kerja sama kita bisa diperkuat terkait ketahanan pangan, apalagi Sumatera Utara salah satu daerah penghasil pangan di Indonesia,” kata Bobby, Selasa (12/5/2026).

Selain sektor pangan, Bobby juga berharap kerja sama di bidang energi yang selama ini telah terjalin dapat semakin ditingkatkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sebelumnya kita sudah pernah bekerja sama dengan Belanda produksi gas dari sampah, tetapi belum berjalan maksimal. Kita juga sedang memperkuat kerja sama terkait waste to energy, mudah-mudahan ini benar-benar terealisasi,” ujarnya.

Baca juga:  Perawatan jalan Provinsi, Sipirok–Marancar Disorot, Kinerja dan Pengawasan Dinas PU Sumut dinilai Asal- asalan. 

Bobby Nasution juga berharap arus investasi dari Belanda ke Sumut terus meningkat. Pemerintah Provinsi Sumut, katanya, akan berupaya mempermudah proses investasi agar iklim usaha semakin kondusif.

“Kita terus berupaya mempermudah investasi, apalagi kita punya hubungan yang kuat dengan Belanda,” tambahnya.

Sementara itu, Adriaan Palm mengatakan Sumut memiliki peran penting bagi Belanda, terutama dalam hubungan ekonomi, pendidikan, dan budaya. Ia berharap hubungan kedua pihak terus diperkuat melalui berbagai kerja sama strategis.

Baca juga:  Rakerwil KAHMI Sumut, Syahrul dan Rusdi Tekankan Soliditas serta Kolaborasi, RM Syafi'i Susun Program Realistis

“Sumatera Utara penting bagi Belanda. Kita punya hubungan kuat di bidang ekonomi, pendidikan dan budaya. Bagi kami ada tiga poin penting dalam kerja sama, yakni keberlanjutan, kualitas dan reliabilitas. Kita berharap ini bisa terus terjaga,” kata Adriaan Palm. (SN01)

Berita Terbaru

Patuh Toba-2026 Resmi Dimulai: Warga Diminta Disiplin, Petugas Diingatkan Bertindak Humanis

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Polres Padangsidimpuan menggelar Apel Gelar Pasukan...

Dinas Pertanian Tapsel Langsung Cek Dugaan Pupuk Subsidi Dijual di Atas HET di Sipirok

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan...

Buntut Pernyataan Menteri Singapura, Menko Bahlil: Jangan Ajari Indonesia Menghargai Kontrak

SUMUTNEWS.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi...

Perluas Peluang Karier Generasi Muda, PLN Icon Plus Sumbagut Hadir di Job Fair Politeknik Negeri Medan

Sumutnews.co, Medan– PLN Icon Plus Regional Strategic Business Unit...

Proyek Pembangunan Jalan di Simalingkar B Disorot, Warga Nilai Pengerjaan Asal-asalan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Pembangunan jalan lingkungan di Lingkungan IV,...

Berita Terkait