SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Pembangunan jalan lingkungan di Lingkungan IV, tepatnya di Jalan Bunga Rampai VIl Gg.PGRI, Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, menjadi sorotan warga. Proyek yang menggunakan paving block tersebut dinilai dikerjakan kurang maksimal dan terkesan asal-asalan.
Berdasarkan pantauan Sumutnews.co, Senin (26/10/2026), pemasangan hanya menggunakan pasir dan semen seadanya, tanpa melalui proses pemadatan tapak sebelum pemasangan paving block. Paling parah lagi setelah dilakukan pemasangan tidak dilakukan penyemenan dengan baik untuk merekatkan pavling blok ke dinding pembatas kiri kanan pembatas, akhirnya semua materialnya menjadi longgar dan semberaut. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga terhadap kualitas dan ketahanan hasil pekerjaan.
Selain kondisi fisik jalan, plang informasi proyek juga tidak ditemukan di lokasi. Akibatnya, masyarakat kesulitan mengetahui informasi mengenai nilai anggaran, sumber dana, pelaksana, serta waktu pengerjaan proyek tersebut.
Informasi dari salah seorang pekerja menyebutkan, jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 200 meter dengan lebar 3 meter dan enggan menyebutkan nilai proyek yang ada.
Masyarakat Simalingkar B meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan segera menurunkan tim pengawasan untuk memeriksa kualitas pekerjaan dan meminta pelaksana melakukan perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuaian dengan spesifikasi teknis.
Warga berharap pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut benar-benar menghasilkan jalan yang berkualitas, aman, dan tahan lama, serta dilaksanakan secara transparan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. (SN-02)