Pemkot Medan Harus Hadirkan Solusi dalam Penataan Parkir

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syaiful Ramadhan, mengatakan Pemkot Medan harus hadirkan solusi dalam menata parkir. Selain melakukan penindakan terhadap pelanggaran, pemerintah perlu memperbaiki sistem pengelolaan parkir agar lebih modern, akuntabel dan mampu menutup celah kebocoran pendapatan.

Syaiful Ramadhan mengatakan, Pemkot Medan harus hadirkan solusi dalam menata parkir itu menjawab wartawan di Medan menyikapi dibentuknya Tim Cakrawala Dinas Perhubungan Kota Medan, Senin (13/7/2026).

Penataan parkir, kata Syaiful, tidak hanya berkaitan dengan penegakan aturan, tetapi juga harus memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

Baca juga:  Pemprov Sumut Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Sepanjang November 2026

“Penataan parkir harus berjalan beriringan dengan peningkatan PAD, sekaligus membuka dan menjaga lapangan pekerjaan. Jangan sampai penertiban hanya berujung pada penindakan tanpa ada skema pembinaan dan penataan lebih baik,” tegasnya.

Tim Cakrawala

Syaiful mengapresiasi dibentuknya Tim Cakrawal Dishub Kota Medan. Tim terus melakukan penertiban terhadap pelaksana parkir di sejumlah titik di Kota Medan. “Upaya itu merupakan langkah positif untuk menciptakan tata kelola parkir lebih tertib dan transparan,” katanya.

Baca juga:  INALUM Kembangkan Inovasi Teknologi untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi Aluminium

Namun, kata Syaiful, penindakan tidak sekadar mengejar perhatian publik atau menjadi tontonan di media sosial. Tetapi harus diukur dari dampak nyata dirasakan masyarakat, terutama terhadap peningkatan PAD.

Selama ini, sebut Syaiful, potensi retribusi parkir di Kota Medan masih belum tergarap secara maksimal. Padahal, sektor parkir merupakan salah satu sumber PAD memiliki potensi besar jika dikelola secara profesional, transparan dan diawasi dengan baik.

Kontribusi retribusi parkir terhadap PAD Kota Medan, sambung Syaiful, masih jauh dari harapan. “Bayangkan, capaian retribusi parkir tepi jalan umum hanya mencapai Rp19,114 miliar dari target Rp100 miliar atau turun dari Rp24,883 miliar tahun sebelumnya. Potensi sebenarnya sangat besar, tetapi realisasi pemasukannya belum maksimal. Jadi, program penertiban harus memiliki target jelas, yakni meningkatkan penerimaan daerah,” katanya. (SN01)

Berita Terkait

Dishub Medan Diminta Berinovasi untuk Tingkatkan Pendapatan Parkir

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagal...

Gubsu Resmikan Jembatan di Tapteng, Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

SUMUTNEWS.CO, TAPTENG — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby...

Gelar Customer Gathering 2022, INALUM Serukan Kolaborasi TIngkatkan Value Added Industri Aluminium Nasional

SUMUTNEWS.CO. Yogyakarta - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau...

Bobby Nasution Bertemu Petani Kopi Lintong di Humbahas: Kami Yakin Pak Bobby Jadi Gubernur

SUMUTNEWS.CO- Calon Gubernur Sumut nomor urut satu Bobby Nasution...

Plt Wali Kota Medan Positif Corona, Gubernur Sumut : Saya Berdoa Agar Tidak Kena

SUMUTNEWS.CO - Medan | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy...

Berita Terbaru