Aksi Damai soal Anggaran Bencana, Wakil Ketua DPRD Padangsidimpuan Panggil 17 OPD

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan – Aliansi Nasional Pemantau Pemerintah menyampaikan tuntutan terkait pengelolaan anggaran bantuan bencana alam di Kota Padangsidimpuan melalui aksi unjuk rasa damai, Kamis (17/9/2026).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Hj. Taty Ariyani Tambunan, S.H., membuka ruang dialog langsung bersama para perwakilan pendemo di ruang kerjanya.

Di hadapan pendemo, Hj. Taty menyatakan bahwa DPRD akan memanggil 17 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas secara mendalam pemanfaatan dana bantuan bencana alam yang diterima Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan.

Baca juga:  Rekonstruksi 46 Adegan di Lapas Padangsidimpuan, 8 Tersangka Peragakan Jalur Peredaran Ganja di Dalam Rutan

Langkah ini diambil guna menjawab kekhawatiran masyarakat atas transparansi dan akuntabilitas anggaran yang dimaksud.

“Pembahasan badan anggaran sebenarnya sudah berlangsung sejak tanggal 15 September kemarin. Terkait tuntutan aksi hari ini, hal tersebut justru sedang dalam proses pembahasan kami. Dana TKD yang diterima sudah mencapai ratusan juta rupiah, tepatnya 110 juta rupiah. DPRD akan memanggil seluruh 17 OPD penerima dana tersebut untuk mempertanggungjawabkan penggunaannya,” papar Hj. Taty mewakili pimpinan DPRD Kota Padangsidimpuan.

Baca juga:  Sumpah Pemuda ke-98, JMSI Tabagsel Siap Berkontribusi Bangun Daerah

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembahasan ini akan memasuki tahap penting, di mana Rapat Paripurna terkait Anggaran Perubahan APBD Tahun 2026 diagendakan pada 30 September mendatang.

Sebagai bentuk komitmen transparansi, Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait anggaran bencana direncanakan akan digelar pada awal Oktober 2026.

Merespons baik keterbukaan tersebut, para peserta aksi akhirnya membubarkan diri secara tertib.

Mereka berharap Rapat Dengar Pendapat yang diagendakan nanti benar-benar terealisasi dan menghasilkan kejelasan yang memuaskan, sehingga persoalan ini tidak sekadar menjadi wacana atau opini publik belaka.

Baca juga:  Ribuan Warga Paluta dan Palas Adukan Sengketa Lahan Sawit 47.000 Hektare ke DPR RI dan Komnas HAM

Aksi ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan masyarakat, khususnya pada pengelolaan anggaran yang berkaitan langsung dengan kepentingan dan keselamatan warga. (SN11)

Berita Terkait

Jembatan Merah Putih Presisi, Polres Tapsel dan Warga Situmbaga Bangun Konektivitas & Kebersamaan

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan - Jembatan gantung yang menjadi urat...

Selamat Datang Prajurit, 450 Personel Yonif 123/Rajawali Pulang Lengkap Setelah Tugas di Papua

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan - Kepulangan 450 prajurit Satuan Tugas Pengamanan...

Bupati Tapsel Buka Edukasi Keuangan Hari Indonesia Menabung 2026

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan - Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus...

Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Tangkap Mahasiswa, Sabu 1,28 Gram Diamankan

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padangsidimpuan...

Pemko Padangsidimpuan Matangkan DED TPST, Pembangunan Ditargetkan Mulai 2027

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Pemerintah Kota Padangsidimpuan bersama Kementerian Pekerjaan...

Berita Terbaru