Belum Ada Perubahan, 3 Bulan Pimpin Desa Parsalakan, Kondisi Kantor Masih Tak Terawat

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Tiga bulan berlalu sejak pergantian pimpinan di Desa Parsalakan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), namun perubahan yang terlihat belum terasa.

Kondisi kantor desa yang berada di Jalan Nasional KM 6, jalur Sibolga–Padangsidimpuan, justru tampak kusam, tidak terawat, dan jauh dari kesan layak sebagai pusat pelayanan masyarakat.

Pergantian kepemimpinan di tingkat desa sejatinya diharapkan membawa semangat baru dan gagasan pembangunan yang nyata.

Namun kenyataannya, pasca tiga bulan penunjukan Pelaksana Tugas Kepala Desa oleh APH yang juga merupakan Sekretaris Camat, belum banyak perubahan yang terlihat di lingkungan pemerintahan desa tersebut.

Baca juga:  Pelepasan Aset BUMN Hambat Huntap Tapsel, Bupati Gus Irawan: Jangan Bebani Daerah Sendiri

Kondisi kantor desa yang catnya sudah memudar dan terlihat tidak terawat ini disorot oleh Riski Abadi Rambe, tokoh pemuda asal Kecamatan Angkola Barat.

“Kantor desa ini berada tepat di jalur lintas nasional, namun kondisinya sangat memprihatinkan. Terlihat dari luar seperti tidak ada yang mengurus. Warnanya kusam, tidak mencerminkan tekad memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Riski, Jumat (16/10/2026).

Baca juga:  Satresnarkoba Polres Tapsel Gerebek Sarang Narkoba di Desa Napa Batang Toru

Ia mempertanyakan bagaimana kenyamanan warga maupun pegawai jika sarana kerja saja tidak terjaga dengan baik.

“Walaupun pelayanannya bagus, kalau kantornya kusam seperti ini, bagaimana pegawai bisa betah bekerja? Itu masih menjadi tanda tanya besar bagi kami,” tambahnya.

Riski berharap Pemerintah Kecamatan maupun Kabupaten Tapsel turun tangan mengevaluasi kondisi tersebut.

Menurutnya, kantor desa adalah wajah pelayanan paling depan bagi masyarakat, sehingga keberadaannya harus senantiasa terjaga dan layak.

Baca juga:  Keluhan dan Harapan, Begini Kondisi Terkini Jalur Batu Jomba, Pengemudi Diminta Waspada

“Kami akan terus memantau dan mengevaluasi. Mengapa setelah tiga bulan belum ada perbaikan? Semoga ini menjadi catatan bersama agar Desa Parsalakan bisa lebih baik dan siap untuk bangkit,” harapnya. (SN11)

Berita Terbaru

Kondisi Kejiwaan Menggerogoti Organ: Refleksi 1001 Tahun Buku Al-Qanun fī at-Tibb Karangan Ibnu Sina

Penulis: Rasyid Assaf Dongoran Kita hitung dari pada tahun 2026...

Hadapi Karhutla Kalteng: Operasi Darat, Udara, dan Pemindahan Armada

SumutNews.Co​JAKARTA — Pemerintah menerapkan sejumlah langkah taktis dan penyesuaian...

Singapura Bidik Korporasi Penyebab Karhutla di Indonesia

SumutNews.co Singapura — Langit Singapura mendadak kelam dengan Pekatnya...

Di Balik Masuknya Sumut ke Nominasi Jamsostek Award 2026: Pertaruhan Fiskal dan Jaring Pengaman Pekerja Rentan

SumutNews.co, JAKARTA — Di atas kertas, pencapaian ini menjadi...

Desak Israel Hentikan Permukiman di Tepi Barat, Tiongkok: Masalah Palestina Ketidakadilan Sejarah Terbesar

SumutNews.co, Beijing — Pemerintah Tiongkok mempertegas posisinya dalam menyuarakan...

Berita Terkait