SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Wakil Bupati Tapanuli Selatan, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, M.BA., DBA., menghadiri Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Angkola Timur di Pintu Langit Julu, Desa Huraba, Minggu (8/11/2026). Kehadirannya mewakili Bupati H. Gus Irawan Pasaribu yang berhalangan karena agenda pemerintahan lainnya.
Dalam sambutannya, Wabup Jafar menyampaikan apresiasi konsistensi BKMT Angkola Timur menjadikan pengajian rutin sebagai sarana memperkuat keimanan dan silaturahmi masyarakat.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah upaya pemerintah daerah memutus rantai jeratan pinjaman berbunga tinggi.
“Apa yang bisa kita lakukan agar masyarakat, khususnya kaum ibu, tidak lagi terjerat rentenir? Karena itu, kami menghadirkan program KUR Berkah dengan bunga 0 persen melalui kerja sama dengan Bank Sumut. Silakan dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha produktif maupun usaha pertanian,” ujar Wabup Jafar.
Masyarakat, khususnya kaum ibu, diminta membentuk kelompok usaha dan mendaftarkan diri agar dapat mengakses pembiayaan tersebut. Pemerintah daerah akan mempercepat pelayanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan.
Ia mencontohkan potensi usaha pertanian jagung yang mencapai sekitar 8 ton per hektare dengan omzet hingga Rp48 juta, yang dapat dikembangkan dengan dukungan pembiayaan program tersebut.
Wabup Jafar menegaskan pemerintah daerah sedang menggalakkan gerakan besar menghadapi tiga persoalan mendesak, yaitu perang terhadap kemisikinan, judi online dan perang melawan narkoba.
Ketiga masalah ini, katanya, membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat karena dampaknya tidak hanya dirasakan individu, tetapi dapat merusak ketahanan keluarga dan masa depan generasi muda.
“Kami mohon dukungan para tokoh agama dan seluruh masyarakat. Mari bersama-sama membantu pemerintah dalam tiga perang besar ini. Kita tidak boleh membiarkan persoalan ini merusak keluarga dan generasi kita,” ajaknya.
Wabup juga mendorong pemuda atau Naposo Nauli Bulung tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan menciptakan lapangan kerja dari potensi pertanian dan perkebunan.
Sebelumnya, pemerintah telah menyalurkan bibit kakao bagi kelompok anak muda di Benteng Huraba senilai hampir Rp100 juta untuk lahan 48 hektare. Kelompok pemuda di Angkola Timur diminta berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk akses dukungan serupa.
Program strategis lainnya meliputi Olimpiade Sains HUT ke-76 Tapsel yang disponsori PT Agincourt Resources, diikuti seluruh sekolah SD dan SMP untuk mengembangkan prestasi siswa.
Kemudian, Isbat Nikah yang akan dilaksanakan di Angkola Timur sebelum HUT Tapsel, dan di Pondok Pesantren Darul Mursyid pada 12–13 November 2026. Pemerintah berkomitmen mengupayakan pembebasan biaya isbat nikah mulai tahun 2027 melalui APBD.
Terakhir, beasiswa ke Al-Azhar Mesir yaitu, tiga putra-putri Angkola Timur berangkat menuntut ilmu ke Universitas Al-Azhar, Mesir dalam 3 bulan terakhir. Jamaah diajak bergotong royong membantu keberangkatan mereka.
Di penghujung sambutannya, Wabup Jafar berbagi kisah kedekatan emosionalnya dengan masyarakat Angkola Timur, khususnya kawasan Simanosor dan Tabusira.
“Jangan heran kalau saya memiliki perhatian khusus terhadap Angkola Timur. Ada sejarah keluarga saya di sini. Saya tidak pernah melupakan kebaikan masyarakat yang pernah membantu keluarga saya,” ungkapnya disambut tepuk tangan jamaah.
Ketua BKMT Angkola Timur, Hajjah Dewi Darma Ritonga, menyambut positif seluruh arahan pemerintah dan mengajak jamaah semakin aktif menjadikan pengajian sebagai pijakan memperkuat iman sekaligus membangun kesejahteraan bersama.
Kegiatan ini menegaskan semangat Tapanuli Selatan, yakni Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, dengan memperkuat nilai keagamaan yang berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (SN11)