SUMUTNEWS.CO, Gaza – Serangan artileri Israel menghantam kawasan sekitar Stasiun al-Khazindar, barat laut Kota Gaza, pada Kamis (8/10/2026).
Serangan itu menewaskan seorang wanita Palestina dan melukai beberapa warga lainnya, melansir kantor berita resmi Palestina, WAFA.
Penembakan dan serangan harian pasukan Israel di seluruh Jalur Gaza terus berlanjut, tak henti-henti memakan korban jiwa dan melukai warga sipil di tengah agresi yang masih berlangsung.
Di Tepi Barat, empat warga Palestina terluka setelah sekelompok pemukim Israel bersenjata benda tajam menyerang para petani di kawasan Wadi al-Shaer, antara Salfit dan al-Laban al-Sharqiya.
Para pemukim juga merusak lima kendaraan milik warga.
Musim Panen Zaitun, Petani Justru Diserang
Direktur Direktorat Pertanian Salfit, Ibrahim al-Hamad, mengonfirmasi keempat korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Pemerintah Yasser Arafat.
Mereka mengalami luka mulai dari memar hingga patah tulang. Korban diidentifikasi sebagai Mohammad Darwish Shtayeh, Nashat Abdullah Shtayeh, Rashad Darwish Shtayeh, dan Saddam Adel Zubeidiya.
Kawasan Salfit belakangan ini menyaksikan lonjakan serangan pemukim dan pasukan Israel, bertepatan dengan dimulainya musim panen zaitun, sumber penghidupan utama warga.
Akses warga ke lahan pertanian mereka pun semakin dibatasi. (SN/WF)