Bobby Bareng Ombudsman Sumut Bahas Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Ombudsman Perwakilan Sumut, membahas tentang pelayanan kesehatan, pendidikan, dan publik. Pelayanan ini dianggap langsung menyentuh kepada masyarakat dan merupakan salah satu dari program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut periode 2025-2029.

Bobby menyampaikan, Sumut merupakan salah satu wilayah terbesar di Indonesia. Untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melaksanakan program Universal Health Coverage (UHC).

Kemudian, untuk mendukung pendidikan di dunia kesehatan, Pemprov Sumut juga telah berkolaborasi dengan sejumlah universitas, dengan memberikan beasiswa program dokter spesialis.

Baca juga:  Refleksi Harga Sawit di Sumut pada 19-25 Oktober 2026: Harga Naik, tapi Petani Mandiri Konsisten Tertinggal Terus

“Kebutuhannya disesuaikan di daerah. Seperti di Nias, ada sembilan orang ke Universitas Indonesia (UI). Kita buat kontrak selama 15 tahun ke mereka biar tidak pindah-pindah,” ucapnya, Selasa (15/7/2027).

Tentang pelayanan publik, Bobby meminta, agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap berkomunikasi dan berkolaborasi dengan Ombudsman Perwakilan Sumut. Apalagi menyangkut persoalan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman, telah berdiskusi. Dan Ombudsman telah menjalankan fungsinya mengawasi jalannya pemerintahan,” ucap Bobby.

Baca juga:  Muktamar ke-49 Muhammadiyah di Medan, Dukungan Gubsu Bobby Nasution dan Bidik Lonjakan Ekonomi Daerah

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Herdensi Adnin melaporkan sejumlah pelayanan yang mereka terima dari masyarakat. Seperti penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025/2026, pelayanan kesehatan di rumah sakit, dan pelayanan publik yang ada di setiap OPD. “Untuk penerimaan siswa baru tahun ajaran 2025/2026 berjalan lancar. Kalaupun ada kendala, Alhamdulillah, bisa ditangani dengan cepat,” ucapnya.

Kemudian persoalan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang tercover BPJS kesehatan untuk kelas tiga, ketersediaan obat, dan lainnya. Herdensi juga melaporkan bahwa ada penilaian publik oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumut untuk setiap OPD, baik provinsi dan kabupaten/kota. “Kita berharap ke depannya persoalan pelayanan yang menyentuh masyarakat ini tetap bisa diatasi secepatnya,” katanya. (SN01)

Berita Terkait

Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Sumut: Keberhasilan MBG Bergantung Pada Sinergi Lintas Sektor

SUMUTNEWS.CO, MANDAILING NATAL - Program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Waket DPRD Suhendra Ajak Pemuda Bersatu Bangun Kota Medan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wakil Ketua DPRD Kota Medan Hadi...

Perkuat Permodalan dan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Bank Sumut Tawarkan 23% Saham ke Publik

SUMUTNEWS.CO, Medan- PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank...

SDGs Sumut Ajak Masyarakat Serius Terapkan Protokol Kesehatan Saat Pilkada Serentak 2020

SUMUTNEWS.CO - Medan | Sustainable Development Goals Sumut mengajak...

Rico Waas Bahas Sistem Pelayanan Kesehatan Kota Medan Bareng Ikkesindo

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Wali Kota Medan Rico Waas menerima...

Berita Terbaru