Bobby Percepat Program Puskesmas Rawat Inap untuk Daerah Terpencil

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan mempercepat program peningkatan puskesmas rawat inap di daerah terpencil. Hal ini disampaikannya merespons peristiwa seorang ibu hamil di Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang harus ditandu sejauh 30 kilometer selama enam jam akibat akses jalan rusak dan jauhnya fasilitas kesehatan.

Bobby menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa persoalan pelayanan kesehatan di daerah terpencil harus menjadi perhatian bersama seluruh pemerintah daerah. “Kami dari provinsi menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah bersama agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat lebih mudah dijangkau,” ujar Bobby Selasa (12/5/2026)

Baca juga:  Jelang Rakerwil KAHMI Sumut, Syahrul M. Pasaribu Gelar Silaturahmi dan Sinergi Jajaran Penasehat

Menurut Bobby, persoalan utama di wilayah terpencil bukan hanya fasilitas kesehatan, tetapi juga akses infrastruktur menuju layanan kesehatan yang masih terbatas.

Karena itu, Pemprov Sumut mendorong peningkatan status puskesmas menjadi puskesmas rawat inap, khususnya di daerah yang memiliki jarak lebih dari 30 kilometer dari rumah sakit.

“Puskesmas yang jaraknya lebih dari 30 kilometer dari rumah sakit kita dorong menjadi puskesmas rawat inap. Program ini sudah kita siapkan dan dipercepat mulai tahun ini,” katanya.

Baca juga:  Hadir untuk Masyarakat, Golkar Sumut Padukan HUT ke-62 dengan Aksi Sosial yang Menyentuh Langsung

Bobby menjelaskan, Pemprov Sumut telah meminta pemerintah kabupaten/kota melakukan pengecekan terhadap standar fasilitas puskesmas di masing-masing daerah. Menurutnya, apabila standar pelayanan telah terpenuhi, Pemprov Sumut siap memberikan dukungan anggaran untuk peningkatan fasilitas dan layanan kesehatan.

“Standarnya sudah ada. Ketika sudah memenuhi standar, pemerintah provinsi akan membantu agar puskesmas tersebut bisa menjadi puskesmas rawat inap,” ujarnya.

Baca juga:  Pangdam I/BB Pimpin Langsung Upacara Penyambutan Kedatangan Satgas Yonif 123/Rajawali di Pelabuhan Belawan ‎

Ia mengatakan program peningkatan puskesmas rawat inap sebelumnya direncanakan dimulai pada 2027. Namun, pelaksanaannya dipercepat tahun ini setelah adanya dukungan bantuan pemerintah pusat.

“Awalnya direncanakan mulai 2027, tetapi kita percepat tahun ini karena ada dukungan bantuan dari pemerintah pusat,” kata Bobby. (SN01)

Berita Terbaru

Patuh Toba-2026 Resmi Dimulai: Warga Diminta Disiplin, Petugas Diingatkan Bertindak Humanis

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Polres Padangsidimpuan menggelar Apel Gelar Pasukan...

Dinas Pertanian Tapsel Langsung Cek Dugaan Pupuk Subsidi Dijual di Atas HET di Sipirok

SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan — Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan...

Buntut Pernyataan Menteri Singapura, Menko Bahlil: Jangan Ajari Indonesia Menghargai Kontrak

SUMUTNEWS.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi...

Perluas Peluang Karier Generasi Muda, PLN Icon Plus Sumbagut Hadir di Job Fair Politeknik Negeri Medan

Sumutnews.co, Medan– PLN Icon Plus Regional Strategic Business Unit...

Proyek Pembangunan Jalan di Simalingkar B Disorot, Warga Nilai Pengerjaan Asal-asalan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – Pembangunan jalan lingkungan di Lingkungan IV,...

Berita Terkait