Bobby Tinjau Sungai Sibuluan, Pastikan Rekonstruksi Tanggul dan Hunian Warga Dipercepat

SUMUTNEWS.CO, TAPTENG – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau kondisi sempadan sungai sekaligus menemui warga terdampak banjir bandang November 2025 di Kabupaten Tapanuli Tengah. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan rekonstruksi tanggul serta rehabilitasi permukiman warga.

Dalam kunjungan pada Selasa (14/4/2026), Gubernur bersama rombongan meninjau rencana pembangunan bronjong (sheet pile beton) yang sebelumnya hancur tergerus banjir hingga menyebabkan longsor dan merusak permukiman. Proses rekonstruksi kali ini membutuhkan pemetaan lebih komprehensif, mengingat akses menuju lokasi melewati kawasan padat penduduk.

Baca juga:  BMKG Tetapkan Sumatera Utara Berstatus Siaga Cuaca Ekstrem 27-29 Oktober 2026

Adapun titik yang dikunjungi meliputi Sungai Panjaitan (hilir pertemuan Sungai Siaili Tukka dan Sungai Aek Tolang) serta Sungai Aek Sibuluan di Kecamatan Pandan. Kedua lokasi tersebut mengalami kerusakan bronjong pada jalur tikungan sungai.

“Jadi karena arus air deras menghantam bronjong dan membuat tanahnya ambles. Bahkan puluhan meter tanah kini berubah menjadi aliran air sungai,” ujar Bobby Nasution di sela peninjauan di tiga titik lokasi.

Selain pembangunan bronjong, Bobby Nasution juga menyiapkan solusi bagi warga yang kehilangan rumah dan lahan melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P). Pemerintah Provinsi Sumut akan menangani sejumlah titik sesuai kewenangan.

Baca juga:  Refleksi Harga Sawit di Sumut pada 19-25 Oktober 2026: Harga Naik, tapi Petani Mandiri Konsisten Tertinggal Terus

“Karena ini menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi, maka ini kita tanggungjawabi. Kalau bisa ada tanah (tapak rumah) penggantinya, kita bebaskan lahannya dan bangun rumahnya sampai selesai. Lahan yang lama, kami minta warga merelakannya untuk kita bangun sheet pile (bronjong),” tegasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumut, Gibson Panjaitan, menyampaikan bahwa pembangunan bronjong akan menggunakan sistem pasak bumi (sheet pile beton) agar lebih kokoh dan tahan terhadap arus deras.

Baca juga:  Jadwal Porprovsu 2026 Diundur ke Desember, KONI Sumut Jamin 30 Cabang Olahraga Tetap Dipertandingkan

“Kendala yang ada selama ini adalah kondisi permukiman padat serta perlunya persetujuan warga terdampak agar pembangunan dapat berjalan. Tadi Pak Gubernur sudah langsung turun meminta dukungan masyarakat,” jelas Gibson. (SN01)

Berita Terkait

Pemkot Medan Berikan Penghargaan Award Kepada Siswa Hingga Kepala Sekolah Kreatif

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Setelah berlangsung selama tiga hari, Gebyar...

Di Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Adat Siap Menangkan Bobby Nasution

Tebing Tinggi, SUMUTNEWS.CO - Calon Gubernur Sumatera Utara nomor...

Catat! Masuk Sumut Kini Wajib Bawa Hasil Rapid Test Antigen

SUMUTNEWS.CO - Medan | Kewajiban rapid test antigen diberlakukan...

AMPG SUMUT: Insya Allah Tapanuli Selatan Basis Pendukung Airlangga Presiden 2024

SUMUTNEWS.CO - Kabupaten Tapanuli Selatan adalah satu Kabupaten yang...

Istana Maimun Memutih, Ribuan Jamaah Sambut Antusias Bobby-Surya

Medan, SUMUTNEWS.CO- Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor...

Berita Terbaru