DPRD Medan Ungkap Pengurusan Paspor Sistem Online Belum Maksimal

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – DPRD Medan keluhkan belum optimalnya pengurusan paspor sistem online. Sebab, masyarakat harus menunggu terlalu lama untuk mendapatkan paspor.

DPRD Medan keluhkan belum optimalnya pengurusan paspor sistem online itu disampaikan Komisi I DPRD Kota Medan dalam rapat dengar pendapat dengan pihak Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Medan, Imigrasi Kelas 1 TPI Polonia dan Imigrasi Belawan.

RDP dipimpin Ketua Komisi I Reza Pahlevi, Wakil Ketua Muslim Harahap, Sekretaris Syaiful Ramadhan serta anggota Saipul Bahri. Saipul Bahri menyampaikan, masyarakat masih harus menunggu hingga lebih dari 10 hari untuk mendapatkan paspor melalui system online, bahkan ada yang mencapai 14 hari.

“Saya baru saja mengurus paspor istri saya secara online, tetapi butuh waktu lebih dari 10 hari. Bahkan, harus mengikuti prosedur online hingga dua kali sebelum akhirnya diterima. Apakah sumber daya manusia (SDM) di Imigrasi sudah siap dengan sistem yang ada, karena keterlambatan ini jelas merugikan masyarakat,” kata Saipul Bahri.

Baca juga:  Polrestabes Medan Tangkap Kurir 450 Pod Getar Asal Malaysia, Sempat Dikejar 5 Km

Senada dengan itu, Syaiful Ramadhan, juga mengeluhkan sistem online belum berjalan optimal. Dia memilih mengurus paspor ke Langsa karena merasa proses di Medan terlalu lama. “Saya sudah daftar online, tetapi setelah menunggu seminggu hingga 10 hari, tetap tidak ada kepastian. Akhirnya, karena saya butuh segera, saya memutuskan mengurus ke Langsa. Pelayanan seharusnya bisa lebih cepat dan tidak membuat masyarakat kebingungan,” ujar Syaiful Ramadhan.

Menanggapi itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Medan, Urray Avian, mengakui adanya kendala dalam proses pembuatan paspor, terutama karena tingginya jumlah pemohon dan keterbatasan kuota harian. Ia menjelaskan bahwa kuota harian untuk pelayanan paspor di Medan hanya sekitar 250 orang.

Baca juga:  Rotasi Besar Jajaran Kapolda, Brigjen Sonny Irawan Gantikan Irjen Whisnu Hermawan Sebagai Kapolda Sumut

“Permintaan paspor di Medan sangat tinggi, sementara kuota yang tersedia masih terbatas. Sistem online memang dibuat untuk mempermudah, tetapi ketika kuota sudah penuh, maka pemohon akan dialihkan ke hari lain,” jelas Urray.

Dia juga menambahkan, untuk kondisi darurat, seperti keperluan berobat atau perjalanan dinas mendesak, masyarakat bisa langsung datang ke kantor imigrasi dengan membawa dokumen pendukung. “Untuk kasus tertentu seperti perjalanan mendadak karena tugas negara, berobat, atau lansia, kami bisa memberikan prioritas tanpa harus mengikuti kuota harian,” tambahnya.

Baca juga:  Andar Amin Harahap: Selamat Bertugas Pak Kapolri, Semoga Polri Semakin Dekat dengan Masyarakat

Sementara Plt Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Polonia, Ma’mum, menjelaskan Kantor imigrasi di Medan Polonia sedang mengalami renovasi, yang berdampak pada keterbatasan layanan. “Kami sedang melakukan renovasi besar di kantor imigrasi Polonia, sehingga pelayanan sementara dilakukan di lokasi lain. Kuota di Polonia juga terbatas, hanya sekitar 250 per hari. Kami berharap setelah renovasi selesai, pelayanan bisa lebih optimal,” kata Ma’mum. (SN01)

Berita Terbaru

Perseteruan Camat dan Kasubbag Kepegawaian Pakantan Memanas, Pemkab Madina Diminta Segera Mediasi

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Perseteruan antara Camat Pakantan, Armada,...

Gerebek Rumah di Desa Menanti, Polres Palas Amankan Dua Pria dan Sita Sabu 2,44 Gram

SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas — Satuan Reserse Narkoba Polres Padang...

Jalin Sinergi Media dan Lembaga Pemasyarakatan, JMSI Tabagsel Silaturahmi ke Lapas Padangsidimpuan

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia...

Usir Rasa Jenuh, Lapas Padangsidimpuan Hadirkan Hiburan untuk Warga Binaan dan Petugas

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan...

Duka di Langit Ibu Kota: Pilot Saudi Gugur dalam Serangan Ganda di Bandara Riyadh

SumutNews.Co., Riyadh- Suasana duka mendalam menyelimuti sektor penerbangan sipil...

Berita Terkait