Medan, SUMUTNEWS.CO– Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebut Thailand sebagai lawan tangguh yang akan memberikan tantangan besar bagi skuad Garuda pada pertandingan puncak tersebut.
Herdman juga memiliki pengalaman mengenal pelatih Thailand, Anthony Hudson. Keduanya pernah berada dalam persaingan sepak bola internasional ketika Hudson menjadi bagian dari tim kepelatihan Timnas Amerika Serikat, sementara Herdman menangani Timnas Kanada.
Hudson pernah menjadi asisten pelatih Gregg Berhalter di Timnas Amerika Serikat dalam persiapan menuju Piala Dunia 2022. Pada periode tersebut, Herdman memimpin Timnas Kanada.
“Kami akan menghadapi lawan yang tangguh, Thailand, pada final nanti. Saya mengenal pelatih mereka sejak masih bersama tim Amerika Serikat. Dia merupakan asisten pelatih ketika kami bersaing dalam kualifikasi Piala Dunia,” kata Herdman dalam konferensi pers di SUGBK, Senayan, Jakarta.
Menurut Herdman, final FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi pertandingan yang berlangsung ketat. Kedua tim dinilai memiliki motivasi besar untuk meraih gelar juara.
“Jadi, pertandingan nanti akan menjadi pertarungan yang sangat sengit. Kedua tim memiliki ambisi besar dan saya pikir keduanya percaya bisa memenangkannya,” ujarnya.
Timnas Indonesia Melaju ke Final
Timnas Indonesia memastikan tiket ke final setelah meraih kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026) malam.
Sementara itu, Thailand mengamankan tempat di partai puncak setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 pada semifinal Grup B di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (29/9/2026).
Pertemuan Indonesia dan Thailand di final pun menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan dalam FIFA ASEAN Cup 2026.
John Herdman Manfaatkan Waktu Persiapan
Menjelang pertandingan final, John Herdman mengaku senang karena Timnas Indonesia memiliki waktu persiapan yang lebih panjang dibandingkan laga-laga sebelumnya.
Skuad Garuda mendapatkan jeda tiga hari sebelum menghadapi Thailand. Jumlah tersebut satu hari lebih lama dibandingkan tiga pertandingan sebelumnya yang hanya memberikan waktu istirahat selama dua hari.
Herdman berharap tambahan waktu tersebut dapat dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik pemain sekaligus meningkatkan chemistry di dalam tim.
“Kami akan terus berkembang. Kami memiliki tambahan satu hari latihan, dan itu sangat bagus. Mudah-mudahan, chemistry tim semakin terbentuk,” tutur Herdman.
Pelatih asal Kanada tersebut menegaskan bahwa membangun sebuah tim membutuhkan proses dan waktu. Karena itu, ia memilih tetap fokus menjalani proses yang telah dibangun bersama Timnas Indonesia.
“Kami akan terus membangun tim dan memercayai proses yang sedang dijalani. Semua ini membutuhkan waktu,” pungkasnya.