SUMUTNEWS.CO, Gaza City — Serangan udara militer Israel menghantam sebuah bus penumpang di lingkungan Tel Al Hawa, sebelah barat daya Kota Gaza, pada Rabu (30/9/2026), Malam waktu Indonesia
Insiden tersebut menewaskan sedikitnya lima orang dan menyebabkan 20 orang lainnya luka-luka, termasuk wanita dan anak-anak.
Juru bicara badan pertahanan sipil Gaza, Mahmoud Bassal, menyatakan bahwa kendaraan yang diserang merupakan bus penumpang umum yang sedang membawa warga sipil bergerak dari Kota Gaza menuju wilayah tengah dan selatan Jalur Gaza.
“Bus tersebut dihantam dua rudal yang ditembakkan oleh drone Israel, yang mengakibatkan bagian depan kendaraan hancur dan terbakar sepenuhnya,” ujar Bassal.
Pihak Rumah Sakit Al Shifa di Kota Gaza mengonfirmasi telah menerima lima jenazah dan sejumlah korban luka-luka pascaserangan yang terjadi di dekat bekas markas besar kabinet yang telah hancur tersebut.
Pihak media AFP dilaporkan telah menghubungi militer Israel untuk meminta keterangan resmi terkait peristiwa ini.
Operasi militer skala besar Israel telah meremukkan sebagian besar wilayah Gaza. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza, ang dikategorikan andal oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), total korban jiwa akibat konflik ini telah menembus angka 74.000 orang.
Kementerian Kesehatan Gaza juga mencatat lebih dari 1.400 orang tewas sejak pengumuman gencatan senjata pada Oktober lalu.
Sementara itu, dalam periode yang sama, militer Israel mencatat lima kematian di instansi mereka serta satu kontraktor sipil tewas. (SN08/AFP)