SUMUTNEWS.CO, Gaza — Israel kembali melanggar perjanjian gencatan senjata. Setidaknya empat warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya, termasuk anak-anak, terluka dalam rentetan serangan yang dilancarkan pasukan Israel di sejumlah titik Jalur Gaza, Selasa (29/9/2026).
Sumber medis di Rumah Sakit Al-Syifa, Kota Gaza, mengonfirmasi jenazah dua warga tiba di pusat kesehatan tersebut setelah serangan udara menyasar sebuah bangunan apartemen di kawasan Al-Nasser, sebelah barat Kota Gaza.
Dua korban lainnya dilaporkan gugur dalam serangan terpisah di wilayah lain Jalur Gaza.
Kementerian Kesehatan Gaza mencatat, pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap gencatan senjata telah menewaskan 1.422 warga Palestina dan melukai 4.996 orang lainnya sejak kesepakatan berlaku pada Oktober 2025.
Secara keseluruhan, agresi militer Israel di Jalur Gaza telah merenggut nyawa lebih dari 74.000 warga Palestina, sementara lebih dari 175.000 lainnya menderita luka-luka.
Sekitar 90 persen infrastruktur di Jalur Gaza telah hancur atau rusak parah.
“Warga sipil tetap menjadi sasaran utama di tengah kelalaian pihak Israel terhadap seluruh kesepakatan yang telah disepakati,” lapor koresponden Anadolu Agency di Gaza. (SN11)