SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Pemerintah Kota Padangsidimpuan mulai memetakan titik penempatan sensor Sistem Peringatan Dini atau Early Warning System (EWS) banjir di Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu.
Tim Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melakukan survei lokasi di bantaran Sungai Batang Ayumi Julu, Desa Simasom, pada Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal sebelum pemasangan alat pendeteksi potensi banjir yang nantinya akan terhubung langsung dengan Pusat Komando (Command Center) Kota Padangsidimpuan.
Kepala Diskominfo Padangsidimpuan, Jhonny Parulian Situmeang, S.H., M.M., menjelaskan sistem ini dirancang agar informasi kenaikan air dapat terpantau secara cepat dan akurat.
“Teknologi kita manfaatkan untuk membantu menyelamatkan masyarakat dan mempercepat proses evakuasi. Dengan terhubungnya sensor ke Command Center, kondisi di lapangan dapat segera diketahui dan dikoordinasikan ke instansi terkait, sehingga risiko kerugian maupun korban jiwa dapat dikurangi,” ujarnya.
Kepala Seksi Persandian Diskominfo, Muharram Syah, menegaskan penempatan sensor tidak boleh sembarangan. Titik harus dipilih sedemikian rupa agar memberikan waktu yang cukup, antara saat potensi banjir terdeteksi hingga masyarakat dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
“Informasi harus sampai tepat waktu. Tujuannya satu: agar warga memiliki waktu cukup untuk menyelamatkan diri sebelum kondisi semakin membahayakan,” jelasnya.
Pemko Padangsidimpuan berkomitmen terus memperkuat pemanfaatan teknologi dalam mitigasi bencana, sehingga kesiapsiagaan terhadap ancaman banjir dan tanah longsor di wilayah ini semakin diperkuat. (SN11)