Wakil Ketua AMPI Simalungun : Pemerintah dan DPR Kurang Bijak Jika Paksakan RUU BPIP

SUMUTNEWS.CO – Simalungun | Wakil Ketua AMPI Simalungun Syawal Tarigan berkomentar terkait RUU BPIP. Menurut Syawal, negara kurang bijak jika memaksakan RUU BPIP.

“Saya menganggap pemerintah dan DPR RI kurang bijak jika harus memaksakan RUU BPIP menjadi sebuah produk Undang-Undang. Pancasila itukan bagian dari batang tubuh UUD, terdapat pada alenia ke 4 pembukaan UUD. Artinya Pancasila lebih tinggi dari undang-undang, maka saya katakan kurang bijak jika ia di perundang-undangkan,” kata Syawal kepada wartawan, Minggu (9/8/2020).

Baca juga:  Atasi Overkapasitas Lapas, Polri dan Kementerian Terkait Perkuat Penanganan Narkotika

Denagan tegas, Syawal mengatakan tidak diperlukannya RUU BPIP. Jika Pancasila ini ingin dipedomani, Syawal menyarankan untuk menjadikan Pendidikan Pancasila sebagai kurikulum wajib.

“Jika pemerintah menghendaki Pancasila itu dipedomani oleh masyarakat, maka mestilah nilai-nilai yang terkandung dalam butir-butir Pancasila di masukkan kedalam jantung hati, dan jalannya adalah dengan pendidikan. Maka semestinya Pancasila itu menjadi kurikulum wajib, saya ini guru loh jadi tau betul saya bagai mana cara menanamkan nilai-nilai Pancasila,” jelas Syawal.

Baca juga:  Final FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Sebut Thailand Lawan Tangguh Timnas Indonesia

RUU BPIP ini sendiri mencuat setelah diajukan pemerintah sebagai pengganti RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang ramai menuai penolakan dari sejumlah kalangan masyarakat. Pasalnya RUU tersebut dianggap tidak perlu untuk di undangkan.

Konsep baru RUU BPIP di serahkan pemerintah kepada DPR RI pada Kamis 16/07/2020 di gedung DPR/MPR senayan Jakarta.

Baca juga:  Ahmad Doli Kurnia Desak Kapolda Sumut Usut Tuntas Kematian Siswi SD di Mandailing Natal

Penulis : ZAL
Editor : ZAL

Berita Terbaru

Wajah Museum Indonesia di Mata Fadli Zon: Dari Gedung Usang Hingga Krisis Konservator

SumutNews.Co, Jakarta- Di balik kaca-kaca pameran dan suasana sunyi...

FBI Tangkap Agen Real Estate California, Dituduh Mata-matai Keluarga Presiden Taiwan untuk China

SUMUTNEWS.CO, Los Angeles - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat...

Rusia Klaim Ukraina Serang Fasilitas PLTN Zaporizhzhia, Satu Orang Tewas

SUMUTNEWS.CO, Moskow - Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia...

Nobar Walkot Medan Pecah Usai Indonesia Pastikan Juara FIFA ASEAN Cup 2026

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Kemeriahan dan histeris pendukung membahana di...

Sebut Negosiasi dengan AS Tak Berguna, Presiden Iran: Mereka Ingin Gulingkan Kami

SUMUTNEWS.CO, Teheran - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa...

Berita Terkait