Satgas PETI Madina Laksanakan Tindakan Represif di Kotanopan, Tiga Unit Mesin Dongfeng Disita

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Satuan Tugas Tim Terpadu Penanganan Pertambangan Tanpa Izin (Satgas PETI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyita tiga unit mesin Dongfeng atau yang dikenal masyarakat sebagai dompeng, dari lokasi tambang ilegal di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis, Kecamatan Kotanopan, Selasa (15/9/2026).

Operasi ini merupakan tindak lanjut Surat Tugas Nomor 540/127/STP2MB-Madina/ST/2026 tentang pelaksanaan kegiatan represif terhadap aktivitas PETI.

Kegiatan diawali apel persiapan di Lapangan Kantor Bupati Lama, Kelurahan Dalan Lidang, Panyabungan, pukul 08.00 WIB, dan ditutup apel konsolidasi pukul 20.15 WIB di depan Pasanggarahan Kotanopan.

Baca juga:  Ribuan Warga Paluta dan Palas Adukan Sengketa Lahan Sawit 47.000 Hektare ke DPR RI dan Komnas HAM

Selain menyita mesin, tim gabungan yang terdiri dari unsur Pemkab Madina, TNI, Polri, Kejaksaan, serta Forkopimcam setempat juga memusnahkan sejumlah bangunan penyaringan batu dan pasir dengan cara dibakar.

Barang bukti disita dan dititipkan sementara di Polsek Kotanopan untuk proses hukum selanjutnya.

Pelaksanaan operasi berjalan secara humanis dan persuasif, tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga:  "Maling Teriak Maling", Aktivis dan Tokoh Masyarakat Tantang PT Agrinas Palma Nusantara

Penjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Madina, Muhammad Syail Lubis, menjelaskan tindakan ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah menjaga kelestarian lingkungan, khususnya DAS Batang Gadis yang merupakan kawasan cagar biosfer.

“Kami melaksanakannya secara humanis sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa aktivitas PETI tidak memiliki izin dan merusak lingkungan,” terang Syail.

Baca juga:  1.374 Anak Putus Sekolah di Madina, Dua Bulan Berlalu, "Masih Dalam Proses"

Syail berharap warga yang terlibat dapat beralih ke mata pencaharian yang sah dan tidak merusak alam.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat turut menjaga kelestarian Batang Gadis demi kepentingan generasi mendatang. (SN11)

Berita Terkait

Pemko Padangsidimpuan Resmi Lepas Mahasiswa PKA FISIP UMTS

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan — Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan secara resmi...

Pemkab Paluta Genjot Penataan Batas Desa, Perkuat Kepastian Wilayah Administrasi

SUMUTNEWS.CO, Padang Lawas Utara — Pemerintah Kabupaten Padang Lawas...

Krisis Pendidikan Madina: 1.370 Anak Putus Sekolah, Tertinggi di Sumut

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal - Angka putus sekolah di Kabupaten...

1.374 Anak Putus Sekolah di Madina, Dua Bulan Berlalu, “Masih Dalam Proses”

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal — Angka 1.374 anak putus sekolah...

Hasil Panen Melimpah Tapi Jalan Terbatas — Tantangan Besar Pertanian Madina di 2026

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal - Sektor pertanian tetap menjadi penopang utama...

Berita Terbaru