Dinkes Medan Harus Pastikan Pelayanan di RS Maksimal

SUMUTNEW.CO, MEDAN – Anggota Komisi II DPRD Medan Afif Abdillah meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) harus memastikan pelayanan di rumah sakit (RS) berjalan maksimal terhadap warga korban bencana banjir Kota Medan. Selain itu juga Dinkes diminta untuk mendata pasien rawat inap di rumah sakit, akibat bencana banjir.

“Jadi, tak hanya warga yang meninggal saja yang didata pasca banjir, warga sakit dan dirawat inap di rumah sakit, itu juga perlu untuk di data,” katanya, Jumat (5/12/2025).

Selain itu, kata Afif, Dinkes juga perlu mendata penyakit yang paling banyak diderita warga terdampak banjir. “Infonya penyakit paling banyak itu ISPA, penyakit kulit, demam, hingga diare. Inikan perlu didata lebih rinci dan diklasifikasikan,” katanya.

Baca juga:  Format Presidium Ditetapkan, KAHMI Medan Gelar Musda VII Lanjutan 10–11 Oktober 2026

Pendataan tersebut, menurut Ketua Fraksi NasDem itu, sangat penting agar Dinkesndapat memberikan pelayanan secara terukur sesuai kebutuhan para pasien. Misalnya, bila paling banyak terserang penyakit itu adalah anak-anak, maka Dinkes perlu memastikan ketersediaan kawar rawat inap untuk anak di setiap rumah sakit di Kota Medan.

“Artinya, jangan nantinya ada rumah sakit menolak pasien dengan alasan kamar rawat inap untuk anak-anak sudah penuh. Harus ada kebijakan khusus, misalnya dengan menambah kuota kamar rawat inap khusus anak di setiap rumah sakit dan sebagainya. Hal-hal seperti ini perlu di lakukan, mengingat Kota Medan saat ini dalam situasi Tanggap Darurat Bencana,” tegasnya.

Baca juga:  Tanggapi Polemik Ijazah Gibran dan Isu Politik, Bobby Nasution: Fokus Saja pada Kebutuhan Dasar Masyarakat

Selain itu, Afif, juga mengingatkan kepada seluruh unit pelayanan kesehatan di Kota Medan, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat I untuk memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat, termasuk kepada warga terdampak bencana banjir.

“Seperti yang dikatakan Pak Wali sampai 11 Desember (2025) nanti, Kota Medan berstatus Tanggap Darurat Bencana. Jadi, seluruh RS di Kota Medan harus standby dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dinkes harus benar-benar memperhatikan hal ini,” pintanya. (SN01)

Berita Terbaru

Pramuka Jangan Hanya Pandai Mengumpulkan Piala: Saatnya Pelatih Membenahi Mutu Pembina

Penulis: Ade Azmil Nasution Pelatih Pembina Pramuka Ada sebuah pertanyaan fundamental...

Publik Berhak Tahu, Transparansi Pengelolaan Dana Bencana Padangsidimpuan dan Tapsel Dipertanyakan

SUMUTNEWS.CO, Padangsidimpuan - Hampir setahun berlalu sejak banjir dan tanah...

Laporan WWF: Populasi Satwa Liar Global Anjlok 73 Persen, Uni Eropa Disorot karena Longgarkan Aturan Lingkungan

SUMUTNEWS.CO, Brussels — Organisasi konservasi dunia, WWF, merilis laporan...

Presiden Prabowo dan El-Sisi Pasang Target Dagang US$ 5 Miliar, Mesir Tambah Beasiswa dan Perkuat Gerbang Pasar Eropa-Afrika

SUMUTNEWS.CO, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan...

Hari ini Presiden Indonesia dan Mesir Sepakat Dorong Perdamaian Palestina Serta Rekonstruksi Gaza

SUMUTNEWS.CO, Jakarta — Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto...

Berita Terkait