Dokter Paru Se-Indonesia Berkumpul di Padang, Wamenkes dan Gubernur Sumbar Soroti Isu Kesehatan Respirasi

SumutNews.co, Padang – Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menggelar Konferensi Kerja (Konker) PDPI Ke-XVIII 2026 di Kota Padang, Sumatera Barat, yang berlangsung pada 15 hingga 19 September 2026.
Pembukaan resmi ajang tahunan yang mempertemukan para spesialis pulmonologi dari seluruh wilayah Indonesia ini digelar pada Jumat, 18 September 2026.

Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR, serta Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus menekankan pentingnya penguatan layanan kesehatan respirasi di tingkat daerah, terutama dalam menghadapi tantangan penyakit paru kronis, polusi udara, serta percepatan penanganan tuberkulosis (TB) di Indonesia.

“Dokter spesialis paru memiliki peran krusial di garda terdepan untuk meningkatkan derajat kesehatan respirasi masyarakat. Forum Konferensi Kerja ini menjadi momentum penting untuk merumuskan kebijakan klinis serta strategi edukasi publik yang lebih responsif,” ujar Benjamin di Padang, Jumat, 18 September 2026.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah menyambut hangat kedatangan para dokter dari berbagai penjuru tanah air. Ia mengapresiasi penunjukan Padang sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Kerja Nasional ini.

“Kehadiran para ahli paru di Sumatera Barat tidak hanya menjadi ruang konsolidasi organisasi, tetapi juga membawa dampak positif bagi pengembangan layanan spesialisasi kesehatan paru di fasilitas medis lokal,” tutur Mahyeldi.

Respons positif juga datang dari para peserta kegiatan. Salah satu peserta asal Sumatera Utara dari RS Haji Medan, Dr. dr. Sri Rezeki Arbaningsih, Sp.P(K), FCCP, menilai forum ini memberikan ruang pembaruan keilmuan yang sangat berharga.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami para dokter paru. Kami berusaha mengikuti semaksimal mungkin aspek ilmiah yang disajikan pada setiap kegiatan,” ungkapnya.

Konferensi Kerja (Konker) PDPI Ke-XVIII 2026 yang berlangsung selama lima hari ini diisi dengan berbagai agenda strategis, mulai dari simposium ilmiah, lokakarya medis, hingga rapat kerja internal organisasi untuk menentukan arah kebijakan pelayanan dan riset spesialisasi paru di Indonesia. (SN08)

Populer Minggu ini

SYEKH MUKHTAR RITONGA BATU HULA (1904-1977), Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah Batuhula, Batangtoru

Oleh: Dr. Zainal E. Hasibuan (Akademisi UIN Syahada Padangsidimpuan) Di...

Spa Alami di Kaki Gunung Sorik Marapi: Huta Raja Menjaga Harmoni

Oleh: Moechtar Nasution Di kaki Gunung Sorik Marapi yang menjulang,...

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sebut Presiden Dapat Masukan Keliru Soal Perkaranya

​SUMUTNEWS.CO, Jakarta — Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak...

Atika Azmi Pimpin HKTI Madina, Tiga Isu Krusial Menanti Penyelesaian

SUMUTNEWS.CO, Mandailing Natal - Kepengurusan baru Himpunan Kerukunan Tani...

Berita Terkait