Kota Taif dan Makkah di Serang Rudal, Pasukan Saudi Intersep: Serpihan Drone Jatuh Tewaskan 1 Orang Meninggal dan 2 Luka-Luka

SUMUTNEWS.CO, Medan – Serpihan pesawat nirawak (drone) yang berhasil dicegat jatuh di Kota Taif, Arab Saudi, pada Kamis (17/9/2026).

Insiden tersebut menewaskan satu orang, melukai dua orang secara kritis, serta merusak sejumlah kendaraan dan bangunan di sekitar lokasi.

Kota Taif sendiri memiliki nilai sejarah penting dalam Islam sebagai kota tempat Rasulullah SAW pernah berdakwah dan memanjatkan doa kebaikan bagi penduduknya.

Menurut laporan Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi yang dikutip Associated Press (AP), korban tewas merupakan seorang warga negara Yaman.

Baca juga:  AS dan Jepang Sepakat Bangun Pabrik Rudal, Antisipasi Agresi Cina di Kawasan

Sementara itu, dua korban luka berat meliputi seorang warga negara Arab Saudi dan seorang warga negara Pakistan.

Pihak berwenang Arab Saudi menuding kelompok Houthi dari Yaman sebagai pihak yang meluncurkan drone tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini kelompok Houthi belum memberikan klaim resmi bertanggung jawab atas serangan di Taif.

Dilansir dari Reuters, insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer di wilayah perbatasan dan Laut Merah.

Sehari sebelum serangan di Taif, otoritas Riyadh juga mengklaim telah mengintersepsi drone yang mengarah ke Kota Suci Makkah.

Baca juga:  Utusan Iran Temui Mediator Qatar di Doha, Redam Potensi Serangan AS Pasca-Pemilu Sela

Sejarah dan Doa

Kota Taif memiliki kedudukan khusus dalam perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW. Ketika Rasulullah SAW berdakwah di sana dan mengalami perlakuan kasar serta penolakan dari penduduknya, Malaikat Penjaga Gunung menawarkan untuk menjatuhkan dua gunung (Al-Akhsyabain) kepada mereka.

Namun, Rasulullah SAW menolak tindakan balasan tersebut dan memilih mendoakan kebaikan bagi keturunan penduduk Taif.
Rasulullah SAW bersabda: “Tidak, tetapi aku berharap Allah akan mengeluarkan dari keturunan mereka orang-orang yang menyembah Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.” (HR. Bukhari No. 3231 dan Muslim No. 1795).

Baca juga:  AS Serang Pulau Qeshm, Qatar Tetap Harapkan Kesepakatan AS-Iran

Selain harapan dan doa tersebut, Rasulullah SAW juga memanjatkan doa kesabaran untuk penduduk Taif: “Ya Allah, berilah hidayah kepada kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.” (SN08)

Berita Terkait

Sutradara Dokumenter G30S/PKI Tewas di Turki

SUMUTNEWS.CO – Istanbul | Andre VItchek, seorang jurnalis Amerika...

AS dan Jepang Sepakat Bangun Pabrik Rudal, Antisipasi Agresi Cina di Kawasan

SumutNews.co, Cebu - Amerika Serikat dan Jepang menyepakati pembentukan...

Jutaan Warga Yaman Demonstrasi: Kecam Dugaan Propaganda Arab Saudi Tentang Adanya Serangan ke Kota Suci Makkah

SUMUTNEWS.CO, Medan - Menginformasikan aksi unjuk rasa skala besar pada...

Laporan UNICEF: Konflik Lebanon Paksa 1 dari 5 Anak Tidur Kelaparan dan Ratusan Ribu Trauma

SUMUTNEWS.CO, Jakarta - Badan Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengeluarkan...

Kemarin, Inggris Perluas Dukungan Militer ke Arab Saudi, Kerahkan Jet Tempur Hadapi Houthi

SumutNews.co, London – Pemerintah Inggris mengumumkan perluasan dukungan militernya...

Berita Terbaru