DPRD Medan Ajukan Ranperda Pendidikan Pancasila dan Wasbang

SUMUTNEWS.CO, MEDAN – DPRD Medan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Ranperda itu diharapkan dapat memperkuat karakter kebangsaan di tengah kemajuan teknologi.

“Rasa cinta tanah air tidak bisa diwariskan begitu saja. Ia tumbuh dari kesadaran akan perjuangan, dari darah dan doa para pahlawan yang mengorbankan segalanya agar kita bisa berdiri tegak hari ini,” ujar Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Medan, Afif Abdillah, dalam sidang paripurna DPRD Kota Medan, Senin (10/11/2025).

Ranperda lahir, kata Afif, dari keprihatinan terhadap menurunnya semangat nasionalisme, melemahnya solidaritas sosial dan meningkatnya intoleransi di masyarakat. “Kita butuh regulasi daerah yang mampu menguatkan pendidikan dan wawasan kebangsaan secara terencana dan berkelanjutan,” katanya.

Baca juga:  Bersinergi Dengan Pemerintah, Dedy Rangkuti Apresiasi Eksistensi AMPI Binjai

Afif menjelaskan, Ranperda memiliki tiga landasan utama. Pertama filosofis, berakar pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Kedua, sosiologis menjawab kebutuhan nyata masyarakat, terutama generasi muda, terhadap penguatan karakter kebangsaan.

Ketiga Yuridis, sejalan dengan UUD 1945 Pasal 31 ayat (3), UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta Permendagri Nomor 71 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendidikan Wawasan Kebangsaan.

Saat ini, sebut Afif, belum ada dasar hukum khusus yang mengatur penyelenggaraan pendidikan Pancasila dan wawasan kebangsaan di Kota Medan. Karena itu, DPRD menilai penting adanya Perda agar setiap kegiatan pembinaan ideologi memiliki arah dan pijakan hukum yang jelas. “Ranperda ini menegaskan bahwa semangat kebangsaan harus menjadi budaya, bukan sekadar seremoni. Kita ingin anak muda Medan menatap masa depan dengan kepala tegak karena tahu siapa dirinya: anak bangsa yang lahir dari perjuangan,” ujar Afif.

Baca juga:  Hari Pertama Pemutihan Pajak Kendaraan, Kantor Samsat di Sumut Dipadati Masyarakat

Di akhir penjelasannya, Afif, menyerukan agar seluruh pihak menjadikan setiap ruang publik sebagai wadah pembelajaran kebangsaan. “Merah Putih bukan sekadar warna, tetapi janji untuk saling menjaga dan terus mencintai Indonesia,” ujar Afif.

Diketahui, Ranperda Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wasbang merupakan inisiatif DPRD Kota Medan. Ranperda diuuslkan sembilan anggota DPRD Kota Medan dari berbagai fraksi, yakni Afif Abdillah (NasDem), Paul Mei Anton Simanjuntak (PDI Perjuangan), Johannes Hutagalung (PDI Perjuangan), Jusup Ginting (PDI Perjuangan), Ahmad Afandi Harahap (Demokrat), Zulham Efendi (PKS), Datuk Indra Iskandar (PKS), Lailatul Badri (Hanura–PKB) dan Edwin Sugesti Nasution (PAN–Perindo)

Berita Terkait

DPRD Medan Terima LPj Wali Kota 2024

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - DPRD Medan menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPj)...

DPRD Medan Minta Satpol PP Bongkar Paksa Bangunan Ruko di Medan Area

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan,...

15 Menit Mengudara, Batik Air Rute Semarang-Jakarta Putar Balik

SUMUTNEWS.CO - Jakarta| Maskapai Batik Air tujuan penerbangan Semarang-...

Revitalisasi Stasion Kebun Bunga Tuntas 2024, Tepat Hari Jadi Kota Medan

SUMUTNEWS.CO, MEDAN - Revitalisasi Stadion Kebun Bunga tengah berlangsung...

Pengembalian Uang Proyek Lampu Pocong Sudah 50 Persen

Sekretaris Daerah Kota Medan Wirya Al Rahman menyebut proyek...

Berita Terbaru