SumutNews.co Rantauprapat — Keselamatan pasien dan pendekatan pelayanan yang humanis menjadi pesan sentral dalam pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Labuhanbatu periode 2026–2029 di Aula Rumah Dinas Bupati, Rantauprapat 29/10/2026
Tenaga medis dituntut memberikan pelayanan yang adil, merata, serta berorientasi penuh pada perlindungan pasien.
Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., menegaskan bahwa profesi kedokteran memikul mandat moral tertinggi dalam sistem layanan publik. Menurutnya, kualitas kesehatan daerah tidak hanya diukur dari kelengkapan fasilitas medis, melainkan dari ketulusan dan tanggung jawab dokter saat menangani masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama dalam menjalankan profesi kedokteran. Karena itu, jagalah kehormatan profesi dokter dengan menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan dedikasi,” kata Maya dalam arahannya
Maya, yang juga berlatar belakang dokter spesialis dan bertindak sebagai Dewan Pembina IDI setempat, menggarisbawahi pentingnya perluasan akses kesehatan yang inklusif. Ia mendorong para dokter di Labuhanbatu agar tidak sekadar berfokus pada kuratif di ruang praktik, tetapi turut aktif melahirkan inovasi program pencegahan guna mendongkrak derajat kesehatan masyarakat hingga ke pelosok.
Sinergi antara organisasi profesi medis dan pembuat kebijakan dipandang krusial untuk memastikan standar mutu pelayanan tetap terjaga, sekaligus menekan ketimpangan akses pengobatan antarwilayah.
Merespons arahan tersebut, Ketua IDI Cabang Kabupaten Labuhanbatu terpilih, dr. Johan Sahmulia, M.Ked., menyatakan komitmen organisasinya untuk menempatkan pengabdian masyarakat dan etika profesi sebagai prioritas kerja tiga tahun ke depan.
“IDI Cabang Labuhanbatu berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya peningkatan mutu dan keterjangkauan layanan kesehatan,” tutur Johan.
Prosesi pelantikan kepengurusan periode 2026–2029 dipimpin oleh Wakil Ketua IDI Wilayah Sumatera Utara, dr. Edison Stephen, serta dihadiri jajaran tenaga kesehatan lintas organisasi, mulai dari dokter gigi, perawat, bidan, perwakilan rumah sakit swasta, hingga pimpinan puskesmas se-Kabupaten Labuhanbatu. (SN05)