SUMUTNEWS.CO, Tapanuli Selatan – Sebuah jembatan gantung biasa dikenal rambin yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas warga Desa Situmbaga, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), perlahan kembali mendapatkan perhatian.
Kayu-kayu yang mulai lapuk diganti dan warna merah putih kembali menghiasi jembatan tersebut. Namun, yang dibangun bukan hanya sebuah akses penghubung desa, melainkan juga jembatan kedekatan antara Polri dan masyarakat.
Menindaklanjuti semangat Polri Presisi yang menempatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, jajaran Polsek Batang Angkola Polres Tapanuli Selatan bersama warga Desa Situmbaga bergotong royong melakukan revitalisasi dan pengecatan rambin pada Selasa (22/9/2026).
Kapolres Tapsel, AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M melalui Kapolsek Batang Angkola, AKP Saiful Syam menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Selain hadir saat masyarakat membutuhkan pengamanan, kita juga hadir ketika masyarakat membutuhkan kepedulian dan kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungan mereka,” ujar AKP Saiful Syam.
Menurutnya, kolaborasi antara personel kepolisian dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjaga serta memperbaiki fasilitas yang memiliki manfaat langsung bagi warga.
“Rambin ini merupakan akses penting bagi masyarakat disini, karena itu kami bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki bagian-bagian yang sudah mengalami kerusakan agar dapat digunakan dengan lebih aman,” katanya.
Dalam proses revitalisasi tersebut, sejumlah material kayu yang telah mengalami pelapukan dilakukan penggantian dan perbaikan.
Selain itu, personel Polsek Batang Angkola bersama warga juga melakukan pengecatan dengan warna merah putih sebagai simbol semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat,” harapnya mengakhiri. (SN11)