KNPI Sumut: Kinerja Kapolda dan Kapolres Tidak Sesuai Slogan

SUMUTNEWS.CO – Medan | Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut dibawah pimpinan Samsir Pohan mempertanyakan kinerja polisi dibawah pimpinan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dan Kapolrestabes Medan Kombes Rico Sunarko.

Dimana dalam sepekan, terjadi tindak kriminal yang sangat meresahkan masyarakat. Dari begal hingga peredaran narkoba.

“Kita tau dari pemberitaan dan media sosial, bahwa banyak warga yang jadi korban begal dan pencurian motor. Dan ada juga video viral wanita yang diduga dalam keadaan over dosis disebuah tempat hiburan malam dan akhirnya tewas,” kata Ketua Harian KNPI Ahmad Khairuddin

Beberapa peristiwa yang terjadi yakni hilangnya sepeda motor jenis matic milik Satria seorang jurnalis di kos-kosannya di jalan Putri Hijau, belakang Pertamina, wilayah Polsek Medan Barat, pada Senin, (31/8).

Baca juga:  Sudah Setahun, Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Tapsel Belum Jelas, Pelapor Mendesak Polda Sumut Segera Lanjutkan Penyelidikan

Selain itu, pada Senin (31/8) seorang wanita merenggang nyawa setelah di begal di daerah Percut Seituan dan juga kader KNPI Sumut M Zainuddin dibegal hingga tanggan hampir putus saat mengendarai motor. Dan rumah seorang jurnalis di Binjai di rusak dan diduga ditembaki oleh OTK.

“Kita mempertanyakan kinerja Kapolres dan Kapolda. Tidak sesuai dengan taglinenya (Slogan) bahwa tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Sumut,” tanya Udin.

Wakil Ketua Bidang Pemuda KNPI Sumut Budi Setiawan Siregar menambahkan viralnya video seorang wanita yang diduga OD di klab hiburan malam menandakan maraknya peredaran narkoba.

Baca juga:  Kemarin Prabowo Minta Definisi Korupsi Dikaji Ulang, Berikut Penjelasan Menko Kumham Imipas

Seharusnya, ditengah virus covid-19 mewabah, tim gugus tugas yang didalamnya ada Polisi, TNI, Pemko Medan dan tenaga kesehatan, menutup tempat seperti itu.

“Gimana tu kinerja PLT Wali Kota, seharusnya ijinnya dicabut, dah jelas ada peredaran narkoba disitu. Jangan berani hanya pada orang kelas bawah saat rajia. Polisi juga dipertanyakan kinerjanya dalam pemberantasan narkoba dan kriminal,” tegasnya, Selasa (1/9/2020) di Medan.

Budi pun meminta Kapolri Jenderal Idham Azis mengevaluasi kinerja Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan.

Baca juga:  Sudah Setahun, Laporan Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Tapsel Belum Jelas, Pelapor Mendesak Polda Sumut Segera Lanjutkan Penyelidikan

“Ya kalau gak bisa menciptakan kamtibmas yang kondusif, evaluasi dong kinerjanya,” pintanya.

Menurut Budi, memang penegak hukum baik Polri, TNI dan BNN dalam publikasinya menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba. Dengan istilah undercoverbay lah, tapi yg jelas-jelas ada di depan mata seperti tempat hiburan malam, gimana.

“Malah peredaran narkoba banyak disinyalir ditempat seperti itu,” tutupnya.

Editor: Why

Berita Terkait

Empat Perawat di Sumut Dijerat Pasal Penistaan Agama, Ini Alasannya

SUMUTNEWS.CO - Medan | Petugas forensik pria terjerat hukum,...

Terjerat Kasus Korupsi Reklamasi, Isdianto Gantikan Nurdin Sebagai Gubernur Kepri

SUMUTNEWS.CO - JAKARTA | Seperti yang dilansir melalui laman...

Anak Durhaka! Tega Pukul Ayah dan Bacok Paman Karena Tak Dikasih Uang

SUMUTNEWS.CO - Serdang Bedagai | Ahmad Fadli alias Fadli...

Kasus Perkelahian Warga di Deli Serdang Berakhir Damai

SUMUTNEWS.CO,MEDAN - Kasus perkelahian dua kelompok warga di Jalan...

Berita Terbaru