Kemenag Gandeng BAN PT Latih Asesor Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen

SUMUTNEWS.CO – Jakarta | Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melaksanakan Pelatihan Asesor Baru Bidang Keagamaan Kristen dan Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Akreditas Program Studi (APS) 4.0. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 26-27 November 2020 ini diikuti oleh 4 peserta.

“Ini merupakan upaya kita untuk meningkatkan mutu Pendidikan Tinggi Keagamaan di bawah binaan Ditjen Bimas Kristen,” ungkap Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury saat membuka kegiatan secara daring, Kamis (26/11/2020).

Thomas menyampaikan pengembangan pendidikan keagamaan di Indonesia memiliki beberapa kendala.

“Memiliki beberapa kendala, diantaranya terkait mutu pendidikan. Dan ini mejadi perhatian terus untuk menjaga proses rekognisi atau pengakuan akreditasi. Selanjutnya adalah penambahan asesor, yang nantinya akan membantu peningkatan mutu institusinya,” ungkap Thomas.

Baca juga:  Firli Bahuri Resmi Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude dan IPK 4,0

Narasumber yang hadir dalam kegiatan ini, yaitu, Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, Prof T Basaruddin (Universitas Indonesia), Prof Dwiwahyu Sasongko (ITB), Prof Agus Setiabudi (UPI), Prof. Dr. SM. Widyastuti (UGM), Sugiyono, Ph.D (Universitas Jenderal Soedirman), Prof. Ahmad Fauzy (UIII),Dr. Yohannes Suyanto (UGM), Dr. Yanuar E. Restianto (Universitas Jenderal Soedirman), Dr. Ir. J. P. Gentur Sutapa (UGM), Dr. Indrianty Sudirman (Unhas), dan Prof. Rujito Agus Suwignyo (Uhnas).

Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury menyampaikan saat ini ada empat kebijakan pada Ditjen Bimas Kristen dalam pengembangan pendidikan tinggi. Pertama, peningkatan mutu penjaminan pendidikan tinggi. Kedua, penataan tata kelola. Ketiga, perluasan mandat transformasi kelembagaan Perguruan Tinggi di Kemenag. Dan keempat, pemberian otonomo tata kelola pendidikan tinggi.

Baca juga:  BSU 2026 Rp900 Ribu untuk 13,3 Juta Pekerja, Kapan Cair?

“Realitas sekarang, khususnya pendidikan tinggi pada Ditjen Bimas Kristen, otonomi masih belum berjalan dengan baik,” kata Thomas.

Ia mengungkapkan, pada masa lalu dalam pengembangan pendidikan tinggi Kristen, ada task force yang dibentuk untuk mendorong jalannya proses akreditasi.

“Namun sesungguhnya itu membuat ketergantungan kelembagaan dengan Direktorat,” tutur Thomas.

“Saya tidak mau seperti itu. Harus diberi ruang kebebasan bagi kelembagaan Pendidikan Tinggi, dengan menjaga akreditasi dengan baik dan harus berbasis dengan izin standar operasional secara nasional,” imbuhnya.

Baca juga:  Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan dengan KRL di Bekasi, Ini Temuan KNKT

Thomas berharap pelatihan asesor yang dilaksanakan kali ini berdampak dalam peningkatan mutu pendidikan dengan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku.

“Dengan menghadirkan beberapa narasumber, teman-teman asesor akan diberi pengasahan pengetahuan dalam membangun sistem pendidikan yang lebih baik. Walau kita terlambat mengikuti perkembangan pendidikan, secara rata-rata kita punya nilai yang sama untuk mengembangkan pendidikan kita di Indonesia,” ujar Thomas yang juga menyampaikan bahwa pelatihan asesor ini mendapatkan dukungan dari Menag Fachrul Razi.

 

Editor: Why

Berita Terbaru

Desakan Menguat: Kasus Kematian Siswi SD di Madina Harus Diusut Secara Cepat dan Transparan

43 Kasus Kekerasan Anak Sepanjang 2026, Sorotan Besar di...

Format Presidium Ditetapkan, KAHMI Medan Gelar Musda VII Lanjutan 10–11 Oktober 2026

SumutNews.co, Medan — Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD...

AFC Siapkan Nations League, Timnas Indonesia Wajib Tembus 18 Besar Asia demi Piala Dunia 2034

Medan, SUMUTNEWS.CO– Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dikabarkan tengah...

Peringatan HUT ke-81 TNI, Presiden Prabowo Anugerahi Bintang Mahaputra kepada Tujuh Tokoh Pimpinan Bangsa

SUMUTNEWS.CO, Jakarta — Pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81...

Dede Sunandar Pingsan Ditinju Vicky Prasetyo, Honor Pertandingan untuk Biaya Sekolah Anak

Jakarta, SUMUTNEWS.CO – Komedian Dede Sunandar menjadi sorotan setelah...

Berita Terkait