Medan, SUMUTNEWS.CO – Film adaptasi karya Christopher Nolan, The Odyssey, sukses meraih pendapatan sebesar 264 juta dolar AS pada akhir pekan penayangan perdana, dan kini mendekati angka 1 miliar dolar AS di pendapatan global. Pencapaian ini tercatat di tengah kritik tajam dari sejumlah akademisi dan pakar sastra klasik.
Kesuksesan film ini juga memicu lonjakan luar biasa pada penjualan buku puisi aslinya di Inggris. Data NielsenIQ menunjukkan penjualan buku puisi mencapai lebih dari 8 juta poundsterling dalam 30 minggu pertama tahun 2026, naik 13,3 persen dibanding periode sebelumnya. Khusus untuk edisi cetak The Odyssey, penjualan melonjak hingga 1.400 persen dalam kurun waktu empat minggu hingga 25 Juli 2026.
Namun, keberhasilan komersial tersebut diwarnai penilaian pedas dari sejumlah pengamat sastra. Penerjemah edisi The Odyssey tahun 2017, Emily Wilson, menyampaikan kritiknya melalui majalah London Review of Books.
“Saya akan merasa malu jika menulis bagian mana pun dari naskah ini,” ujar Wilson. Ia menilai karya Nolan kehilangan kedalaman makna dan pembentukan karakter yang menjadi ciri khas karya asli Homer.
“The Odyssey karya Nolan kekurangan banyak elemen yang membuat puisi itu hebat… Tulisannya sangat buruk. Tidak ada karakter yang memiliki alasan meyakinkan atas tindakan atau ucapan mereka,” tambahnya.
Dalam penayangannya, Nolan juga memasukkan referensi sejarah seperti keruntuhan Zaman Perunggu dan bangsa Laut untuk memperluas konteks kisah, yang dianggap menyimpang dari narasi tradisional.
Di sisi lain, antusiasme penonton terhadap format tayangan 70 mm IMAX sangat tinggi. Tiket di sejumlah bioskop ternama seperti AMC Lincoln Square 13, New York, terjual habis dalam waktu singkat.
Pengamat pemasaran media dari NYU Stern School of Business, Paul Hardart, menilai fenomena ini didorong keinginan penonton menikmati pengalaman menonton yang eksklusif. Sementara pakar perilaku konsumen Jared Watson menjelaskan bahwa keterbatasan akses justru meningkatkan nilai sosial dari pengalaman tersebut.
Berdasarkan tren yang ada, pasar buku puisi di Inggris diperkirakan akan menembus rekor penjualan tahunan sebesar 15 hingga 17 juta poundsterling pada akhir tahun 2026. (*)






Komentar