California Batasi Media Sosial Anak: Larang Fitur Adiktif dan Notifikasi Malam

SumutNews.co, Sacramento – Pemerintah Negara Bagian California, Amerika Serikat, resmi memperketat aturan penggunaan platform media sosial bagi anak-anak dan remaja.

 Melalui undang-undang Protecting Our Kids from Social Media Addiction Act (SB 976), perusahaan media sosial dilarang secara sengaja menyajikan umpan algoritma adiktif (addictive feeds) kepada pengguna di bawah umur tanpa izin eksplisit dari orang tua.

Berdasarkan aturan baru tersebut, platform digital tidak lagi diperbolehkan menggunakan fitur yang memicu ketergantungan seperti pengguliran tanpa akhir (endless scroll) dan putar otomatis (autoplay) untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun. Selain itu, pengiriman pemberitahuan (push notification) dibatasi ketat, yaitu dilarang dikirimkan pada malam hari (pukul 00.00–06.00) serta selama jam belajar di sekolah pada hari kerja.

Baca juga:  Netanyahu Gagal Mayoritas, Koalisi Partai Oposisi-Partai Arab Menang 67 Kursi

Gubernur California Gavin Newsom menegaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk merespons ancaman krisis kesehatan mental di kalangan remaja.

Berbagai studi ilmiah menunjukkan bahwa paparan media sosial berlebihan yang dirancang adiktif berkorelasi kuat dengan tingginya angka kecemasan, depresi, hingga gangguan tidur pada anak-anak. Undang-undang ini mewajibkan penyedia platform menerapkan setelan proteksi secara otomatis (default) yang memberikan kontrol penuh kepada orang tua.

Baca juga:  Militer Pakistan ‘Optimistis secara Hati-hati’ Mediasi Konflik Iran-AS, Buka Pintu Teheran Masuk Pakta Pertahanan

Kendati demikian, regulasi ini memicu gelombang penolakan dari industri teknologi dan kelompok kebebasan sipil.

Asosiasi perdagangan teknologi NetChoice,yang mewakili perusahaan besar seperti Meta dan Google, bersama Electronic Frontier Foundation (EFF) menilai aturan pembatasan dan verifikasi usia ini berpotensi mengancam privasi, anonimitas pengguna, serta melanggar hak kebebasan berekspresi yang dilindungi Amandemen Pertama AS.( SN08)

Berita Terkait

Musim Panen yang Penuh Ancaman, Dari Utara hingga Selatan Tepi Barat, Petani Zaitun Terus Diserang

SUMUTNEWS.CO, Ramallah - Kelompok pemukim ilegal Israel menyerang warga Palestina...

Delapan Warga Tewas dalam Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis, Termasuk Seorang Anak

SUMUTNEWS.CO, Gaza - Delapan warga Palestina tewas, termasuk seorang...

Prancis Kirim Pasukan Amankan Arab Saudi dari Serangan Houthi

SumutNews, — Pemerintah Prancis memutuskan untuk menyiagakan pasukan dan...

Iran Tuding AS dan Israel Jadi Biang Kerok Konflik di Selat Hormuz

​SumutNews.co, Teheran — Pemerintah Iran secara terbuka menuding Amerika...

Berita Terbaru